Hidayatullah.com—Syeikh Dr. Ahmad bin Ali alHudzaify (Imam dan Khatib Masjid Nabawi Madinah dijadwalkan akan melakukan kunjungan resmi ke Indonesia. Kunjungan akan dimulai hari Selasa, 8 Oktober hingga Jumat 11 Oktober 2024.
Ia juga akan dijadwalkan menjadi Khatib & Imam Shalat Jum’at di Masjid Istiqlal Jakarta pada pekan ini. Syeikh Ahmad al Hudzaify akan menyampaikan khotbah Jumat di Masjid Istiqlal, masjid terbesar di Asia Tenggara dan salah satu tempat bersejarah Islam terkemuka di Jakarta, ibu kota, dengan kapasitas lebih dari 200.000 jamaah.
“Beliau (Syeikh Ahmad) nanti akan ceramah pada Jum’at di Masjid Istiqlal,” kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam pada Kementerian Agama Kamaruddin Amin di Tangerang, Selasa (8/10/2024).
Sebelum itu, Imam Besar Masjid ke dua bagi umat Islam ini, terlebih dahulu bakal menjalani pertemuan kenegaraan dengan Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin dan Menteri Agama Yakqut Cholil Qoumas.
Kemudian, dilanjutkan dengan pertemuan dengan seluruh jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI), Organisasi Masyarakat Islam serta beberapa Pondok Pesantren (Ponpes) di Indonesia.
“Insya Allah nanti akan diterima di Istana oleh Pak Wapres Ma’ruf Amin, dan saat ini kami sedang menunggu konfirmasi,” katanya menambahkan.
Menurut Kamaruddin Amin kunjungan kenegaraan yang dilakukan Imam Besar Masjid Nabawi Syeikh Ahmad tersebut akan bergulir selama empat hari di Indonesia.
“Mudah-mudahan dengan beliau berkunjung ke Indonesia bisa bermanfaat dan berkah bagi Indonesia,” katanya dikutip laman Antara.
Syeikh Ahmad tiba ke Tanah Air melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, Senin malam. Rombongan tiba di Terminal VVIP Bandara Soetta dengan menggunakan pesawat komersil sekitar pukul 22.34 WIB.
“Saya berterima kasih atas sambutan istimewa dari hadirin semua. Saya ingin menyampaikan bahwa saya sangat mencintai kepada seluruh umat Muslim yang ada di Indonesia,” ucap Syeikh Ahmad.
Pada kunjungannya ini, disambut langsung sejumlah pejabat dari Kedutaan Besar Negara Arab Saudi untuk Indonesia, Kementerian Agama (Kemenag), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Dakwah Indonesia, UIN Indonesia,Badan Pengelola Masjid Istiqlal dan Universitad Darunnajah.
Kunjungan tersebut juga akan dilanjutkan berdiskusi dan difokuskan pada cara-cara untuk mempromosikan nilai-nilai moderasi dan keseimbangan, serta peran utama Kerajaan Arab Saudi dalam melayani umat Islam di seluruh dunia.*