Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

India Geram Dituding Kanada Terlibat Pembunuhan Tokoh Separatis Sikh

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Oktober 2024 19:58 7:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Oktober 2024 19:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– India menolak “tuduhan tidak masuk akal” yang dilontarkan Kanada, yang menuding pemerintah Delhi terlibat dalam pembunuhan tokoh separatis Sikh tahun lalu.

Duta Besar India untuk Kanada dan diplomat India lainnya adalah “persons of interest” dalam penyelidikan yang dilakukan oleh aparat Kanada atas pembunuhan seorang pemimpin separatis Sikh di Kanada tahun lalu, kata Kementerian Luar Negeri India dalam sebuah pernyataan hari Senin (14/10/2024).

New Delhi mengatakan bahwa tuduhan itu merupakan bagian dari “agenda politik” Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau yang berpusat pada “politik bank suara.”

Kementerian Luar Negeri India mengatakan telah menerima komunikasi diplomatik dari Kanada pada hari Ahad (13/10/2024).

“Langkah terakhir ini mengikuti interaksi yang kembali menyaksikan tudingan tanpa fakta apa pun. Oleh karena itu tidak diragukan lagi bahwa dengan dalih penyelidikan, ada strategi pencemaran nama baik India yang disengaja demi mendapatkan keuntungan politik,” kata Kementerian Luar Negeri India.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“India kini memiliki hak untuk mengambil langkah lebih lanjut dalam menanggapi upaya terbaru Pemerintah Kanada untuk mengarang tuduhan terhadap para diplomat India.”

Hubungan antara New Delhi dan Ottawa berubah dingin sejak September 2023, ketika PM Justin Trudeau mengatakan bahwa Kanada memiliki bukti kredibel yang menghubungkan agen intelijen India dengan pembunuhan pemimpin Sikh.

India berulang kali mengatakan Kanada belum membagikan bukti apa pun untuk mendukung klaimnya tersebut.

Tidak lama setelah tuduhan Kanada, Amerika Serikat mengklaim bahwa agen intelijen India terlibat dalam upaya pembunuhan pemimpin separatis Sikh lainnya di New York pada tahun 2023, dan mengatakan telah mendakwa seorang warga negara India yang bekerja atas perintah seorang pejabat pemerintah India yang tidak disebutkan namanya.

Namun, tidak seperti tanggapan marahnya terhadap tuduhan Kanada, India justru menyatakan keprihatinannya setelah Amerika Serikat mengangkat masalah tersebut, Delhi menyatakan melepaskan diri dari makar tersebut, dan kemudian mengatakan akan melakukan penyelidikan berkaitan dengan kasus itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IndiakanadaSikh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rudal Iran menyasar pangkalan militer Israel Iraq Menentang Perluasan Perang Israel ke Iran
Tulisan selanjutnya Taliban Afghanistan Larang Media Memuat Gambar Makhluk Hidup

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?