Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pentagon Memecat 800 Veteran Militer Amerika yang Homo dan Lesbi secara Terhormat

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2024 16:38 4:38 pm
Ahmad
Dipublikasikan 17 Oktober 2024 17:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pentagon telah mengumumkan bahwa lebih dari 800 veteran yang dikeluarkan dari militer AS karena orientasi seksual mereka akan menerima pemberhentian secara terhormat, lapor BBC News.

Berdasarkan kebijakan “Jangan Tanya, Jangan Katakan” yang berlaku mulai tahun 1994 hingga 2011, ribuan anggota militer yang secara terbuka menyatakan diri sebagai gay, lesbian, dan biseksual dipisahkan dari militer.

Banyak di antara mereka yang mendapat pemberhentian yang tidak memuaskan, sehingga menghalangi mereka untuk menerima tunjangan veteran seperti layanan kesehatan, pinjaman pelajar dan bantuan biaya sekolah.

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa memberikan penghormatan kepada kelompok yang berkorban untuk negara tetapi “ditolak karena orang yang mereka cintai”.

Dia mengatakan bahwa hampir seluruh dari 13.500 orang yang dibebaskan berdasarkan kebijakan “Jangan Tanya, Jangan Katakan” mendapat pemberhentian secara terhormat setelah kebijakan tersebut ditinjau.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Kurang dari setahun yang lalu, Austin adalah orang yang meminta militer untuk mulai memeriksa catatan veteran untuk kemungkinan peningkatan status pemberhentian.

Amerika baru-baru ini mengubah sikapnya terhadap kaum gay alias homo dan biseksual yang bertugas di angkatan bersenjata.

Presiden Joe Biden pada bulan Juni lalu dilaporkan mengeluarkan amnesti kepada ribuan anggota militer yang dihukum karena kejahatan berdasarkan hukum militer berdasarkan orientasi seksual mereka.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:homoseksuallesbianmiliter ASorientasi seksualPentagonveteran militer
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Universitas Columbia Intimidasi Pegawai Lain, Dosen Pro-Israel Dicekal dari Universitas Columbia
Tulisan selanjutnya Penting Umat Islam Belajar Ilmu Falak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?