Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sebut Yahya Sinwar “Teroris”, Kantor MBC TV Milik Saudi Dibakar Massa

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2024 17:28 5:28 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 22 Oktober 2024 18:00
Bagikan
Massa berunjuk rasa dan membakar kantor MBC TV milik Saudi di Iraq
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah film dokumenter yang ditayangkan oleh saluran MBC TV Saudi di Iraq memicu kemarahan masyarakat setelah menayangkan profil pejuang perlawanan Palestina Yahya Sinwar sebagai “teroris”.

Tayangan ini menyebabkan telah menimbulkan reaksi luas, termasuk aksi penyerbuan kantor saluran di Bagdad dan membakarnya, sebagai protes terhadap apa yang dianggap masyarakat sebagai penghinaan terhadap simbol “perlawanan.”

Pengunjuk rasa menyerbu kantor MBC TV di Baghdad hari Sabtu kemarin dan membakar sebagian kantor tersebut.

#Iraq | Iraqi protesters last night gathered at the Saudi MBC channel offices after a broadcast report referred to multiple assassinated leaders including Yahya Sinwar as terrorists. The protesters shouted "no no to the Saud family, no no to America and no no to Israel" while… pic.twitter.com/lnMR4pwJeR

— Salaamedia (@salaamedia) October 19, 2024

Sekitar 400 hingga 500 orang menyerang studio MBC di Baghdad setelah tengah malam.

“Mereka merusak peralatan elektronik, komputer, dan membakar sebagian gedung,” kata seorang sumber Kementerian Dalam Negeri kepada AFP tanpa menyebut nama.

Baca Juga

Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global

Film dokumenter bertajuk “ألفية الخلاص من الإرهابيين” (Seribu Cara agar Terhidar dari Para Teroris) ini mengulas tentang apa yang disebut stasiun TV sebagai “pemimpin teroris” sejak tahun 2000 hingga sekarang.

بعد تقرير وصف قادة المقـ اومة بالإرهابيين..
نشطاء غاضبون يهاجمون مقر قناة "إم بي سي" السعودية في العراق ويحطمون محتوياته pic.twitter.com/GM5CYlkKM6

— شبكة رصد (@RassdNewsN) October 19, 2024

“Pemimpin Teroris” yang dimaksudkan adalah Ismail Haniyah dan Yahya Sinwar dari Hamas. Ia mengaitkan pula pemimpin Pasukan Mobilisasi Populer, Abu Mahdi, yang telah disingkirkan oleh umat manusia, kutip BBC.

Laporan tersebut juga menyebut penerus pemimpin Hamas yang baru Yahya Sinwar adalah dalang di balik serangan 7 Oktober sebagai “wajah baru terorisme”.

Dewan Komisaris Komisi Komunikasi dan Media Iraq menyetujui pembatalan izin saluran MBC Saudi dan meminta operasinya ditangguhkan di Iraq, kutip Middle East Monitor (MEMO).  

“Mengingat pelanggaran regulasi penyiaran media oleh stasiun satelit MBC TV melalui pelanggaran berulang dan serangan terhadap para syuhada, pemimpin kemenangan dan perlawanan heroik yang tengah berjuang dalam pertempuran kehormatan melawan entitas Zionis, kami tegaskan bahwa semua langkah yang diperlukan dan sah akan diambil dan stasiun tersebut akan dihentikan operasinya di Iraq,” kata pernyataan lembaga itu.

Laporan kontroversial tersebut juga menyebutkan beberapa tokoh penting, termasuk Usamah Bin Laden, tokoh Al-Qaeda, bersama dengan para pemimpin lain dari kelompoknya.

Laporan MBC TV ini muncul di tengah genosida penjajah ‘Israel’ yang telah berlangsung di Gaza hampir setahun ditambah serangan baru di Lebanon, yang menjadi perhatian dan membangkitkan solidaritas penduduk dunia untuk membela Palestina.

Badan pengawas media Arab Saudi menegaskan mereka “terus memantau” sejauh mana lembaga media mematuhi regulasi media dan pengendalian konten Kerajaan Arab Saudi dan tidak akan bersikap lunak dalam menegakkan aturan kepada pelanggaran.

Arab Saudi juga menunjuk pejabat di saluran MBC TV untuk melakukan penyelidikan. Saat ini laporan yang menuai amarah itu telah dihapus pihak MBC.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BaghdadHAMASHeadlineiraqismail haniyahisraelMBC TVterorisYahya Sinswar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penjajah Larang Bantuan Medis ke Gaza di Tengah Bencana Kelaparan
Tulisan selanjutnya Mengaku Disewa Bunuh Pria Sikh, Dua Terdakwa Bungkam Siapa yang Bayar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Terbaru

  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

21 Juli 2026 22:34
Berita

Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira

21 Juli 2026 22:15
Berita

ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

21 Juli 2026 19:48
Berita

Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

21 Juli 2026 19:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?