Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Banyak Sensor Konten Pro-Palestina, Ternyata Kepala Kebijakan Meta adalah Eks Penasihat Netanyahu

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 24 Oktober 2024 00:21 12:21 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 24 Oktober 2024 07:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Meta, perusahaan induk Instagram dan Facebook, memiliki kebijakan penyensoran ketat terhadap konten pro-Palestina dengan dalih anti-semit. Ternyata, ada keterkaitan antara perusahaan itu dengan ‘Israel’.

Adalah Jordana Cutler, kepala kebijakan ‘Israel’ dan Diaspora Yahudi di Meta, yang telah mendorong penyensoran konten pro-Palestina sejak awal perang genosida ‘Israel’ di Jalur Gaza. Cutler merupakan eks pejabat pemerintah ‘Israel’ dan bekas penasihat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Ia dilaporkan telah menandai unggahan sejumlah akun pro-Palestina di media sosial Instagram. Termasuk unggahan beberapa unggahan akun Student for Justice in Palestine, kelompok mahasiswa yang berperan penting menggelar aksi protes terhadap ‘Israel’ di kampus-kampus Amerika Serikat (AS), menurut The Intercept.

Cutler juga menandai video warga Palestina di Gaza yang bersorak-sorai menyambut serangan rudal balistik Iran pada 1 Oktober.

Tidak berhenti di situ, Cutler dilaporkan turut melobi untuk menyensor saluran berita pro-Iran Lebanon Al Mayadeen, menurut dokumen yang dilihat The Intercept, ketika saluran tersebut memposting konten yang bersimpati pada mantan sekretaris jenderal Hizbullah, Hassan Nasrallah.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Al-Mayadeen sendiri telah dilarang di ‘Israel’, dengan pihak berwenang ‘Israel’ menutup kantor-kantor saluran tersebut di Tepi Barat yang diduduki.

Meta berdalih bahwa terlepas dari siapa yang menandai konten, kebijakanlah yang menentukan apa yang disensor, dengan tim terpisah yang membuat keputusan akhir.

“Siapa yang menandai konten tertentu untuk ditinjau tidak relevan karena kebijakan kami mengatur apa yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan di platform,” kata Meta kepada The New Arab.

Dalam sebuah wawancara dengan media ‘Israel’, Cutler mengklaim bahwa dirinya mewakili kepentingan ‘Israel’ di perusahaan tersebut.

Meta telah melakukan penyensoran bias terhadap postingan seputar perang genosida ‘Israel’ di Gaza, dengan sejumlah kata, frasa, dan unggahan dihapus oleh moderator perusahaan.

Kebijakan organisasi dan individu berbahaya perusahaan ini mencantumkan ribuan entitas ke dalam daftar kata dan konten yang dilarang di platform tersebut. Termasuk Hamas, Front Demokratik untuk Pembebasan Palestina, Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina, dan sejumlah organisasi lain di seluruh dunia.

Pada bulan Juli, dewan pengawasnya menghapus larangan terhadap kata Syahid, yang berarti martir, menyusul tinjauan selama satu tahun setelah ditemukan bahwa kata tersebut menyumbang lebih banyak penghapusan konten dibandingkan kata lainnya di situsnya.

Pada bulan Juli, Meta juga mengumumkan bahwa mereka akan mulai menghapus postingan yang menggunakan kata “Zionis” sebagai bagian dari perluasan kebijakan ujaran kebencian.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin NetanyahufacebookisraelKebijakan organisasi dan individu berbahayaMetapalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lotre $1 Juta Elon Musk Jelang Pilpres AS Berisiko Melanggar Peraturan
Tulisan selanjutnya Tentara NATO Melakukan Kejahatan Seksual Militer Kanada Ogah Minta Maaf Takut Citra Buruk

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

2 Juni 2026 18:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?