Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Gereja Katolik Diseru Berikan Peran Kepemimpinan kepada Wanita

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Oktober 2024 06:20 6:20 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Oktober 2024 06:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pertemuan tingkat tinggi para pemimpin gereja Katolik di Vatikan berakhir dengan seruan supaya wanita diberikan peran kepemimpinan lebih banyak, tetapi bukan seruan supaya wanita ditahbiskan sebagai pendeta, sebagaimana yang diharapkan oleh kalangan progresif di awal pertemuan.

Sinode ini merupakan akhir dari konsultasi selama empat tahun yang bertujuan untuk mengukur pandangan setiap umat Katolik di seluruh dunia, dan Paus Fransiskus membuka konferensi tersebut yang biasanya hanya untuk kalangan uskup juga boleh dihadiri oleh kalangan awam, termasuk hampir 60 wanita dari 368 delegasi yang memiliki hak suara untuk memilih.

Semua anggota sinode memberikan suaranya untuk setiap dari 151 proposal yang diajukan dalam pertemuan tersebut.

Meskipun semua usulan disetujui oleh dua pertiga suara mayoritas, suara “tidak” terbanyak diberikan kepada usulan tentang peran lebih banyak bagi perempuan dalam kepemimpinan di gereja, yang selama ini kursinya hanya diisi oleh laki-laki, lansir BBC Sabtu (26/10/2024).

Para pendukung peran yang lebih besar bagi wanita di gereja berharap sinode dapat mendorong perempuan supaya diperbolehkan menjadi diaken. Sinode tidak meloloskannya, tetapi pada bagian akhir dokumen pertemuan tersebut dikatakan bahwa “tidak ada alasan atau halangan yang boleh menghambat wanita untuk menjalankan peran kepemimpinan di gereja”.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Saat ini Gereja Katolik hanya mengizinkan pria untuk menjadi diaken – rohaniwan yang ditahbiskan yang dapat memimpin ritual pembaptisan, pernikahan, dan pemakaman, tetapi tidak boleh memimpin misa, tidak seperti pendeta.

Meskipun kelompok-kelompok reformis juga berharap adanya kebijakan konkret untuk lebih menerima kaum gay di lingkungan gereja, dokumen akhir pertemuan itu tidak menyebutkan komunitas LGBT+, kecuali sedikit referensi kepada mereka yang merasa “dikucilkan atau dihakimi” karena “status perkawinan, identitas, atau seksualitas mereka”.

Reverend James Martin, seorang pendeta Jesuit terkemuka Amerika yang melayani komunitas LGBT dan merupakan anggota sinode, mengaku tidak terkejut apabila hasil pertemuan itu tidak menyebut kaum LGBT atau homoseksual.

Kalangan progresif mungkin kecewa dengan hasil pertemuan, tetapi sejumlah kaum konservatif sudah merasa kesal dengan seluruh penyelenggaraan pertemuan tingkat tinggi itu sejak awal. Banyak kalangan tradionalis menentang sesi konsultasi dengan orang awam atau mendengarkan suara mereka di dalam pertemuan yang aslinya hanya diperuntukkan bagi rohaniwan pejabat tinggi Gereja Katolik itu.

Namun, sesi pertemuan dengan orang awam itu memenuhi keinginan Paus Fransiskus, 87, yang berpendapat kalangan akar rumput Katolik seharusnya ikut berperan dalam membentuk masa depan gereja, bukan hanya kalangan kardinal dan uskup saja.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:katolikvatikan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BDS Boikot Media Arab termasuk Al Arabiya Serukan Boikot, BDS Terbitkan Daftar Media Arab yang Jadi Corong ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Muslim Eropa Tak Mampu Beli dan Sewa Rumah akibat diskriminasi Muslim Eropa Tak Mampu Beli dan Sewa Rumah Akibat Diskriminasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?