Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Wilayah Vladimir di Rusia Melarang Hijab di Sekolah

Ahmad
Terakhir diupdate: 30 Oktober 2024 15:44 3:44 pm
Ahmad
Dipublikasikan 30 Oktober 2024 15:55
Bagikan
Seorang pelajar Muslim Rusia (TMT)
Bagikan

Hidayatullah.com—Wilayah Vladimir menjadi wilayah pertama di Rusia yang melarang anak sekolah mengenakan jilbab dan niqab, kutip media Rusia The Moscow Times.

Larangan bagi siswa sekolah untuk mengenakan pakaian dan barang-barang yang menunjukkan keyakinan agama dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Vladimir pada 22 Oktober.

“Mengenakan pakaian dan unsur-unsurnya yang menunjukkan keyakinan agama siswa (termasuk hijab, niqab, dll) tidak diperbolehkan di organisasi pendidikan umum,” demikian bunyi dokumen yang dikutip Nemoskva.

Larangan tersebut bukanlah undang-undang baru, namun sebuah klausul baru – yang ditambahkan ke peraturan tahun 2017 tentang persyaratan penampilan siswa.

Dokumen tersebut dengan jelas menjelaskan bagaimana anak-anak harus berpakaian dimana “penampilan dan pakaian siswa lembaga pendidikan harus sesuai dengan standar gaya bisnis yang berlaku umum di masyarakat dan bersifat sekuler”.

Baca Juga

Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran
Sebuah Kafe di Damaskus Dibom, Sepuluh Orang Tewas
Psikolog UGM Ini Paparkan Sejarah APA “Normalisasi Homoseksual”
BEM Psikologi UI Sebut “Homoseksualitas Normal”, Psikolog Memberi Bantahan

Kebanyakan masyarakat di kawasan ini menerima inovasi tersebut dan menekankan bahwa Rusia adalah negara sekuler dan sekolah adalah institusi sekuler.

Seruan untuk melarang jilbab di Rusia muncul kembali awal tahun ini di tengah meningkatnya diskriminasi dan xenofobia yang dipicu oleh serangan mematikan di tempat konser Moskow pada bulan Maret. Kelompok ISIS mengaku bertanggung jawab atas penembakan massal itu.

Serangan mematikan lainnya di Republik Dagestan, Kaukasus Utara, Rusia pada bulan Juni mendorong seorang ulama Muslim senior untuk sementara melarang niqab, cadar yang menutupi seluruh wajah, sebagai “tindakan keamanan.”

Meskipun umat Islam merupakan kelompok agama terbesar kedua di Rusia, aktivis hak asasi manusia dan media regional secara teratur melaporkan kejadian diskriminasi terhadap wanita yang mengenakan pakaian keagamaan Islam.

Rusia yang juga menjadi anggota pengamat Organisasi Kerjasama Islam (OKI) telah mencatat, Islam sebagai adalah agama terbesar kedua, dengan sekitar 26 juta pengikut, atau 15% dari total populasi.

Diperkirakan bahwa umat Islam akan mencapai sepertiga dari populasi Rusia pada tahun 2050. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinehijabjilbabmuslim RudiarusiaVladimir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Empat Tentara Zionis dari ‘Unit Hantu’ Tewas di Gaza
Tulisan selanjutnya Pecat direktur pemberitaan MBC Media Saudi Pecat Direktur Pemberitaan Usai Sebut Pemimpin Hamas ‘Teroris’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga

Feature
30 Juni 2026 16:15
Pemkot Bukittinggi Gandeng HDM Persempit Ruang Gerak LGBT dan Berantas Narkoba
Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran

Terbaru

  • Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
  • Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran
  • Sebuah Kafe di Damaskus Dibom, Sepuluh Orang Tewas
  • Psikolog UGM Ini Paparkan Sejarah APA “Normalisasi Homoseksual”
  • BEM Psikologi UI Sebut “Homoseksualitas Normal”, Psikolog Memberi Bantahan
  • OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
  • DSKS Desak DPRD Solo Dorong Regulasi Tegas soal LGBT, DPRD Siap Kaji
  • Pemkot Bukittinggi Gandeng HDM Persempit Ruang Gerak LGBT dan Berantas Narkoba
  • UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
  • MUI dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Dakwah

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan

3 Juli 2026 21:08
Berita

DSKS Desak DPRD Solo Dorong Regulasi Tegas soal LGBT, DPRD Siap Kaji

3 Juli 2026 21:03
Berita

MUI dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Dakwah

3 Juli 2026 20:51
Berita

Pemerintah, DPR, dan MUI Sambut Positif Wacana RUU Pidana LGBT

3 Juli 2026 20:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?