Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Arab Saudi Perintahkan Media Membatasi Liputan’ tentang Langkah Trump atas Baitul Maqdis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Desember 2017 21:52 9:52 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Desember 2017 21:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Arab Saudi telah memerintahkan media di negara itu untuk tidak “terlalu banyak menyoroti” keputusan kontroversial Washington yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, kata sebuah sumber seperti dikutip The New Arab, Sabtu (09/12/2017).

Pengadilan Kerajaan Saudi mengirimkan sebuah “peringatan keras” kepada para pemimpin koran, dan stasiun radio dan televisi pekan ini tentang masalah yang telah memicu protes di seluruh dunia Arab, kata sumber itu kepada The New Arab pada hari Kamis.

Berbicara tanpa menyebut nama, sumber itu menambahkan bahwa perintah itu memberi petunjuk kepada media untuk “membidik Iran dan negara-negara regional lainnya” dalam liputannya.

Baca: Angkatan Bersenjata Malaysia Tunggu Instruksi Bela Baitul Maqdis

Pengadilan Kerajaan Saudi pada hari Kamis mengecam keputusan Trump itu sebagai “tidak tepat dan tidak bertanggung jawab”. Langkah kejutan Trump itu mungkin membuat malu para petinggi di Riyadh.

Dewan Tertinggi Ulama – lembaga keagamaan paling tinggi di negara itu- juga merilis pernyataan yang “mengkonfirmasi  status luar biasa Yerusalem” dalam dunia Muslim.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Beberapa komentator menganggap  pernyataan lembaga tersebut mengecewakan karena tidak ada kritik yang jelas kepada Trump yang mengambil langkah itu, dan hanya fokus pada kepentingan keagamaan kota suci Al-Quds.

Pada hari Kamis, seorang menteri Israel menyarankan Trump harus memperoleh “lampu hijau” dari para pemimpin Arab sebelum membuat keputusan yang memecah-belah itu.

Berbicara kepada saluran 10 Israel, Yisrael Katz menyatakan pemerintah AS telah mengkoordinasikan langkah itu dengan para pemimpin Arab sebelum mengambil keputusan, untuk memastikan mereka akan membantu mengatasi reaksi warga Palestina dan Arab.

Mengenai posisi Arab Saudi  terkait langkah Trump, Katz mengklaim Riyadh akan memperhitungkan “kepentingan keamanan bersama dengan Israel”, terutama dalam kaitannya dengan musuh bersama, Iran.

Kecurigaan yang kuat Arab Saudi dan Uni Emirat Arab atas kekuatan Syiah Iran dibagi dengan Israel dan Israel telah membantu mencairkan hubungan.

Kerajaan Arab Saudi menyatakan kecewa atas pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem (Baitul Maqdis) sebagai ibu kota Israel dan memindahkan kedutaan AS ke wilayah itu.

Baca: KTT OKI Diharapkan Jadi Pintu Penyelesaian soal Palestina

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip Saudi Press Agency (SPA) menyatakan bahwa pengadilan kerajaan sebelumnya telah memperingatkan konsekuensi serius dari langkah yang tidak bertanggung jawab dan tidak beralasan” seprti di kutip di laman Arabnews.com, Kamis (07/12/2017)

“Kerajaan menyatakan penyesalan yang mendalam bahwa pemerintah AS (Trump) telah mengambil langkah ini, karena ini merupakan bias besar terhadap hak sejarah dan permanen rakyat Palestina di Yerusalem, yang telah ditegaskan oleh resolusi internasional yang relevan dan telah diakui dan didukung oleh internasional, ” demikian kutip SPA.

Pada hari Selasa (05/12/2017), Raja Saudi Salman memperingatkan Trump bahwa memindahkan kedutaan AS untuk Israel ke Baitul Baqdis merupakan langkah yang berbahaya, yang bisa merugikan kaum Muslim di seluruh dunia.

Arab Saudi menyangkal segala  hubungan resmi dengan Israel, meskipun laporan-laporan terbaru dalam jumlah yang cukup besar hubungan kedua negara itu.*/Abd Mustofa

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Angkatan Bersenjata Malaysiaarab saudiATMBaitul MaqdisDonald TrumpGrand Syaikh al-AzharHishammuddin HusseinIbu Kota IsraelisraelKota Abadi Umat IslamMesirRaja SalmanSaudiSaveBaitulMaqdistel avivYerusalemZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya [Video] Neraka Dunia! Kebakaran di California Melebihi Luas Kota New York
Tulisan selanjutnya Khutbah Jum’at di Makkah dan Madinah Tak Singgung Baitul Baqdis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?