Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pidato Lengkap Wawenlu Anis Matta di KTT OKI: “Kita Semua Palestina!”

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 November 2024 21:44 9:44 pm
Ahmad
Dipublikasikan 12 November 2024 15:05
Bagikan
Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Indonesia Anis Matta saat berpidato di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Gabungan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Liga Arab, di Riyadh pada 10 November 2024
Bagikan

Hidayatullah.com—Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Indonesia Anis Matta memimpin Delegasi Indonesia pada Pertemuan Persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Gabungan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Liga Arab, yang diadakan di Riyadh pada 10 November 2024.

KTT Luar Biasa sendiri akan diselenggarakan pada 11 November 2024, untuk kembali membahas upaya OKI dan Liga Arab menghentikan kekejian ‘Israel’ di Palestina dan Lebanon.

 “Perjuangan Palestina merebut kemerdekaan adalah dasar pembentukan OKI. Itulah sebabnya, kita semua adalah Palestina dan harus membantu perjuangan Palestina” desak Wamenlu Muhammad Anis Matta di hadapan para menteri dan delegasi negara-negara yang menghadiri Pertemuan Persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Liga Arab, di Riyadh pada 10 November 2024.

Di bawah ini pidato lengkapnya;

🔥 Mantap pake bahasa Arab! 🇮🇩🇸🇦

Pernyataan Indonesia pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Arab-Islam oleh Utusan Khusus Presiden/Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta, di Riyadh, 11 November 2024.

Full Video :
1.https://t.co/HXPuAachjw
2.https://t.co/McdzpBCswE pic.twitter.com/LGYWF4Csej

— KBRI Riyadh, Indonesian Embassy in Riyadh (@IndonesiaInRYD) November 11, 2024

Di bawah ini pidato lengkapnya, selama lebih dari enam menit;

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Atas nama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan atas nama delegasi Indonesia.

Saya mengucapkan terima kasih kepada Yang Mulia, Pangeran Mohammad Bin Salman atas undangan untuk hadir di KTT yang penuh berkah ini.  KTT yang diselenggarakan di tengah beratnya situasi dan tantangan yang kita hadapi.

Bagaimana tidak, kita semua menjadi aksi atas pembantaian dan genosida yang mengerikan terhadap warga Gaza dan Palestina, terhadap anak-anak Palestina.. terhadap perempuan Palestina..

Apakah kita hanya akan menjadi saksi atas kematian nurani kemanusian dan semangat solidaritas Islam, terhadap korban peperangan karena kebisuan dan ketidakmampuan kita?

KTT Luar Biasa ini hadir, sebagaimana yang kami yakini, sebagai respon terhadap tantangan eksistensial melalui koordinasi upaya kolektif dari kedua organisasi; Liga Arab dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI), yang mewakili lebih dari dua miliar umat Muslim di dunia untuk membebaskan Palestina dengan segala kekuatan dan sumber daya yang kita miliki.

‘Israel’ di Bawah kepemimpinan Netanyahu, dengan para sekutu ekstremis sayap kanannya, tidak memahami bahasa apapun, kecuali bahasa kekuatan, penindasan, dan kekejaman, sehingga membuat keputusan-keputusan PBB, Dewan Keamanan, dan Mahkamah Internasional hanya sekedar tinta di atas kertas belaka.

Oleh karena itu, kami berpandangan bahwa KTT ini harus menghasilkan dan langkah-langkah yang nyata, yang mengandung semangat respons kolektif dalam menghadapi hukuman kolektif.

Dalam konteks ini, kami mengusulkan langkah-langkah berikut, disamping usulan yang telah disampaikan sebelumnya.

Pertama, meningkatkan upaya politik dan diplomatik, untuk mengakhiri perang di Gaza dan Lebanon, mencegah setiap upaya eskalasi dari pihak manapun, yang berpotensi menarik kawasan ini dalam perang regional yang tidak terkendali.

Kedua, mengerahkan dukungan dari masyarakat Arab dan Muslim yang turut merasakan penderitaan saudara-saudara yang tertindas, agar berpartisipasi dalam mendukung perjuangan mereka untuk meraih kemerdekaan, serta membuat segala saluran resmi dan cara yang tersedia untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Palestina.

Ketiga, menggalang dukungan global untuk kemerdekaan Palestina dengan memperluas aliansi global, mencakup negara-negara selatan global dan negara-negara yang mendukung kemerdekaan Palestina, dan menganggap semua bentuk perlawanan dari semua faksi Palestina pada saat yang sama sebagai hak hukum bagi setgiap bangsa yang tertindas bukan sebuah Tindakan terorisme.

Serta mendesak semua Lembaga internasional untuk mengisolasi ‘Israel’ an mencabut keanggotaannya dari PBB.

Dan tidak membiarkan kejahatan perang dan genosida yang dilakukan ‘Israel’ terhadap rakyat Palestina tanpa hukuman.

Keempat, melanjutkan pemutusan hubungan ekonomi, perdagangan, dan investasi dengan ‘Israel’, serta perusahan-perushaan yang terkait dengan Zionisme global, dan menghentikan semua proyek-proyek ‘Israel’ yang sedang berjalan di negara-negara anggota.

Sebagai gantinya, memperbesar volume pertukaran perdagangan antar negara-negara anggota kedua organisasi Arab dan Islam. Terutama dalam produk-produk yang di produksi di negara-negara Arab dan Islam.

Kelima, menolak segala upaya normalisasi hubungan dan meninjau kembali hubungan diplomatik dengan ‘Israel’, sejalan dengan Arab Peace Initiative.

Indonesia, sebagai bangsa yang lahir dari penderitaan, yang merasakan pahitnya kolonialisme, penindasan, rasisme, dan bahkan genosida, bukan hanya selama beberapa tahun atau decade, tetapi selama berabad-abad.

Demikian juga dengan banyak negara-negara Arab dan Islam. Dalam penderitaan yang dialami oleh rakyat Palestina kami katakan;

“Kita Semua Palestina!”

“Kita Semua Palestina!”

“Kita Semua Palestina!”

Di hadapna keteguhan dan martabat rakyat Palestina, kami mengatakan; “Tidak ada makna bagi nemertean dan kebebasan kami, jika Palestina tidak merdeka dan bebas. Bagi kami, ini adalah amanat konstitusi, serta kewajiban agama, dan kemanusiaan.”

Semoga Allah memuliakan syuhada Palestina dan menganugerahkan mereka negeri yang berdeka dan bebas dengan ibu kotanya Al-Quds as Syarif, dan memberikan kesempatan kita untuk beribadah di Masjid Al Aqsha dan janji tersebut akan datang di waktu dekat, Insya Allah.

Wassalamu’alaikum salam warahmatullah.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anis MattaHeadlineKTT Luar Biasa GabunganLiga ArabOKIOrganisasi Kerja Sama IslampalestinaPertemuan Persiapan Konferensi Tingkat TinggiWakil Menteri Luar Negeri RIWamenlu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yahudi Belanda Kecam Aksi Suporter ‘Israel’ yang Sebabkan Kerusuhan di Amsterdam
Tulisan selanjutnya Kapolri: Kalau Saya Menerima Judi Online, Besok Pagi Siap Mundur  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang
Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?