Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ribuan Pekerja Volkswagen Mogok Kerja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Desember 2024 14:38 2:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Desember 2024 14:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Para pekerja Volkswagen hari Senin (2/12/2024) mulai melaksanakan aksi mogok kerja, setelah pihak perusahaan mengumumkan akan menutup tiga pabrik dan memberhentikan ribuan karyawan.

“Mogok peringatan akan dimulai hari Senin di semua pabrik,” kata Thorsten Groeger, yang memimpin negosiasi serikat pekerja dengan raksasa otomotif Jerman itu, lansir DW.

“Bila perlu, ini akan menjadi perselisihan upah terberat yang pernah dialami Volkswagen,” imbuhnya.

Puluhan ribu karyawan anggota serikat pekerja IG Metall akan menjadi bagian dari aksi mogok di seluruh Jerman yang dimulai pada pukul 9:30 pagi (0830 GMT).

Aksi mogok ini merupakan respons terhadap pemotongan anggaran sebesar €18 miliar ($19 miliar) yang dilakukan oleh Volkswagen yang berdampak pada skema pensiun karyawan dan penutupan tiga pabriknya.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Groeger menuduh bahwa “Volkswagen membakar perjanjian tawar-menawar kolektif kami” dan bahwa dewan direksi perusahaan sekarang justru “melemparkan drum berisi bensin ke atasnya.”

“Yang terjadi sekarang adalah konflik yang dipicu oleh Volkswagen — kami tidak menginginkannya, tetapi kami akan melakukannya dengan komitmen sebagaimana mestinya!” tegas Groeger.

Krisis yang dialami Volkswagen mencerminkan kesulitan yang sedang dialami negara-negara Eropa.

VW mengalami penurunan penjualan kendaraan di pasar China yang selama ini merupakan mesin uangnya, karena kalah bersaing di sektor kendaraan listrik dengan rival-rival lokal. Terlebih, kebijakan tarif tinggi yang diberlakukan Uni Eropa terhadap mobil-mobil listrik China menimbulkan kekhawatiran akan terjadi perang tarif dengan Beijing.

Pada bulan Oktober, VW melaporkan penurunan laba sebesar 64% pada kuartal ketiga. Produsen-produsen mobil Jerman lainnya seperti BMW dan Mercedes-Benz juga melaporkan kerugian besar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jermanmogok kerjaVolkswagen
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengutip Al-Quran, Tokoh Katolik Kupang Sambut Gembira Kehadiran Muhammadiyah
Tulisan selanjutnya Dipimpin Kolombia Operasi Gabungan 62 Negara Menyita Ribuan Ton Narkoba

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?