Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tanggapi Serangan Oposisi, Rezim Suriah Bombardir Daerah Sipil di Idlib

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 3 Desember 2024 00:49 12:49 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 3 Desember 2024 07:00
Bagikan
Asap mengepul di daerah yang dikuasai oposisi di kota Daraa selama serangan udara oleh pasukan rezim Suriah, 5 Juli 2018.
Bagikan

Hidayatullah.com – Sedikitnya 25 orang terbunuh dalam serangan udara rezim Assad dan Rusia di Idlib menurut laporan badan layanan darurat White Helmets pada Senin.

Melansir New Arab, pesawat tempur Rusia dan rezim Assad sejak Ahad telah menggempur kota Idlib yang dikuasai kelompok oposisi setelah Presiden Suriah Bashar Al-Assad bersumpah untuk memberantas aliansi oposisi yang telah merebut kota Aleppo.

Warga setempat mengatakan satu serangan menghantam daerah pemukiman padat penduduk di pusat kota Idlib, yang merupakan kota terbesar di daerah kantong pemberontak di dekat perbatasan Turki. Sekitar empat juta orang Suriah yang mengungsi tinggal di tenda-tenda darurat.

Sedikitnya tujuh orang tewas dan puluhan lainnya terluka, menurut White Helmets di lokasi kejadian. Rezim Assad dan sekutunya, Rusia, telah terlibat dalam penyerangan secara sengaja terhadap daerah-daerah sipil di wilayah yang dikuasai oposisi selama lebih dari satu dekade perang saudara di Suriah, menewaskan ribuan orang.

Jumlah korban tewas akibat serangan Suriah dan Rusia sejak 27 November lalu telah meningkat menjadi 56 orang, termasuk 20 anak-anak, lapor kelompok penyelamat sipil itu di X.

Baca Juga

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Kelompok oposisi menguasai seluruh provinsi Idlib dalam beberapa hari terakhir, dan juga menyerbu kota terbesar di Suriah, Aleppo, sehingga memaksa pasukan rezim Assad untuk mundur.

Ini adalah serangan pemberontak paling berani dalam beberapa tahun terakhir dalam perang saudara di mana sebagian besar pertempuran telah berhenti sejak tahun 2020.*

Namun, rezim Assad, Rusia dan Iran telah aktif selama ini, termasuk sering menyerang Idlib yang dikuasai oposisi dan membangun pangkalan militer di dekatnya.

Bashar al-Assad, dalam pernyataan di media pemerintah menyebut kelompok oposisi sebagai teroris.

“Teroris hanya tahu bahasa kekerasan dan itu adalah bahasa yang akan kita gunakan untuk menghancurkan mereka,” ujarnya.

Tentara Suriah yang setia kepada Assad mengatakan bahwa puluhan tentaranya telah terbunuh dalam pertempuran di Aleppo.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bashar al-AssadIdliboposisi suriahsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mantan Menteri Pertahanan Israel Bekas Menteri Pertahanan ‘Israel’ Akui Pembersihan Etnis dan Kejahatan Perang di Gaza
Tulisan selanjutnya ‘Israel’ 100 Kali Langgar Gencatan Senjata dengan Lebanon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

13 Oktober 2026 17:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?