Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bekas Menteri Pertahanan ‘Israel’ Akui Pembersihan Etnis dan Kejahatan Perang di Gaza

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 3 Desember 2024 00:48 12:48 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 3 Desember 2024 06:00
Bagikan
Mantan Menteri Pertahanan Israel
Bagikan

Hidayatullah.com – Mantan Menteri Pertahanan ‘Israel’ Moshe Yaalon mengakui ‘Israel’ melakukan kejahatan perang dan pembersihan etnis di Jalur Gaza.

Pengakuannya tersebut senada tuduhan yang dilontarkan oleh Pengadilan Kriminal Internasional terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan mantan menteri pertahanannya, Yoav Gallant.

Yaalon, mantan kepala staf angkatan darat, mengatakan kepada media ‘Israel’ bahwa kelompok garis keras dalam kabinet sayap kanan Netanyahu ingin mengusir warga Palestina dari Gaza utara dan ingin membangun kembali permukiman Yahudi di sana.

“Saya terdorong untuk memperingatkan tentang apa yang terjadi di sana dan disembunyikan dari kita,” kata Yaalon kepada lembaga penyiaran publik Kan pada Minggu (01/12/2024).

“Pada akhirnya, kejahatan perang sedang dilakukan,” imbuhnya.

Baca Juga

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi swasta DemocratTV, Yaalon mengatakan, “Jalan yang sedang kita lalui adalah penaklukan, pencaplokan, dan pembersihan etnis.”

Ditanya mengenai penafsiran “pembersihan etnis”, ia mengatakan: “Apa yang terjadi di sana? Tidak ada lagi Beit Lahiya, tidak ada lagi Beit Hanoon, tentara mengintervensi Jabalia dan pada kenyataannya, tanah itu sedang dibersihkan dari orang-orang Arab.”

Yaalon menjabat sebagai menteri pertahanan di bawah Netanyahu dari tahun 2013 hingga 2016 dan telah menjadi pengkritik keras perdana menteri sejak saat itu.

Partai Likud Netanyahu menuduhnya menyebarkan “kebohongan dan fitnah”, sementara Menteri Luar Negeri Gideon Saar, kepala sebuah partai kecil berhaluan kanan, mengatakan bahwa tuduhannya tidak berdasar.

ICC bulan lalu mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan Gallant atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam konflik Gaza.

Genosida ‘Israel’ di Gaza telah menewaskan sedikitnya 44.429 warga Palestina dan melukai 105.250 orang sejak 7 Oktober 2023. Setidaknya 1.139 orang terbunuh di ‘Israel’ selama serangan Thufan Al-Aqsha yang dipimpin Hamas pada hari itu, dan lebih dari 200 orang ditawan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida Gazaisraelkejahatan perangMenteri Pertahanan Israelpembersihan etnis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KTT Dewan Kerjasama Teluk Serukan Dihentikannya Genosida di Gaza
Tulisan selanjutnya Tanggapi Serangan Oposisi, Rezim Suriah Bombardir Daerah Sipil di Idlib

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Berita
16 Oktober 2026 14:56
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Terbaru

  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
  • Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
  • Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
  • Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

13 Oktober 2026 17:01
Berita

Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

13 Oktober 2026 13:01
Berita

PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

13 Oktober 2026 05:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?