Hidayatullah.com—Menyusul penggulingan rezim Baath di Suriah, penerbangan penumpang pertama dari Bandara Damaskus yang dibuka kembali berhasil mendarat di Bandara Aleppo, lapor Anadolu.
Sebuah pesawat penumpang Syria Airlines dari Bandara Damaskus mendarat di Aleppo, menandai penerbangan pertama antara kedua kota tersebut sejak jatuhnya rezim Bashar al-Assad.
Direktur Bandara Aleppo, Mohammed al-Masri mengatakan persiapan teknis yang diperlukan telah selesai, sehingga operasi penerbangan pertama dari ibu kota Damaskus dapat berhasil.
Ia pun yakin Bandara Aleppo akan segera beroperasi kembali secara penuh.
Jurnalis Musa al-Omar, yang juga termasuk di antara penumpang penerbangan tersebut, berbagi kegembiraannya berada dalam penerbangan dari ibu kota ke Aleppo.
“Bandara Damaskus dan Aleppo sudah siap 100 persen. Saya sangat bersemangat menjadi bagian dari penerbangan ini dan menganggap diri saya sangat beruntung,” kata Omar.
Dikatakannya, menurut keterangan pejabat, Bandara Damaskus juga akan segera dibuka untuk penerbangan internasional.
Bandara tersebut, yang menghentikan penerbangan setelah jatuhnya rezim pada tanggal 8 Desember, dibuka kembali setelah persiapan selesai.
Bashar melarikan diri ke Rusia setelah kelompok anti-rezim menguasai Damaskus, mengakhiri kekuasaan rezim Partai Baath sejak tahun 1963.*