Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Melecehkan Anak Angkat, Pasangan Homo Ini Divonis 100 Tahun Penjara

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 Januari 2025 10:29 10:29 am
Ahmad
Dipublikasikan 2 Januari 2025 10:25
Bagikan
Pasangan sesama jenis asal Amerika Serikat (AS) William, 34 dan Zachary Zulock divonis 100 tahun penjara setelah melecehnya anak yang diadopsinya
Bagikan

Hidayatullah.com— Pasangan sesama jenis asal Amerika Serikat (AS) divonis 100 tahun penjara atas tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap dua anak angkatnya dan berbagi video dengan pedofil lainnya.

Pelecehan yang mengerikan ini terjadi ketika para korban masih berusia tiga dan lima tahun. “Kedua terdakwa ini benar-benar menciptakan rumah tirani dan menempatkan keinginan gelap mereka di atas segalanya dan orang lain,” kata Jaksa Wilayah Randy McGinley, menurut WSB-TV.

Pasangan William, 34 dan Zachary Zulock, 36 akan menghabiskan sisa hidup mereka di penjara, tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat, kata kantor Kejaksaan Wilayah Walton County.

Keduanya akan menghabiskan sisa hidup mereka di penjara setelah dinyatakan bersalah melakukan pelecehan seksual terhadap dua putra angkat mereka sendiri.

Masing-masing dijatuhi hukuman 100 tahun penjara tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat, lapor The New York Post, mengutip pernyataan dari Kantor Kejaksaan Distrik Walton County.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Sebelumnya, kedua tersangka berusia 34 dan 36 tahun ini mengadopsi dua kakak beradik yang kini berusia 12 dan 10 tahun dari sebuah lembaga yang merawat anak berkebutuhan khusus.

Kedua bersaudara tersebut,  diadopsi oleh Zulock dari lembaga kebutuhan khusus Kristen, dibesarkan pasangan homo yang bersembunyi di balik kehidupan mewah dan bahagia di pinggiran kota Atlanta.

Zachary bekerja di sektor perbankan, sedangkan William bekerja sebagai pegawai pemerintah.

Berdasarkan dakwaan, kedua tersangka memaksa saudara kandungnya untuk berhubungan seks secara teratur, selain merekam tindakan inses untuk tujuan pornografi pedofil.

Pasangan ini bahkan bangga dengan tindakan pelecehan tersebut dan membagikannya kepada beberapa teman komunitasnya.

Seorang teman dari pasangan tersebut mengatakan kepada polisi bahwa Zachary telah membagikan gambar salah satu anak laki-laki yang dianiaya di Snapchat dan mengatakan bahwa dia akan berhubungan seks dengannya.

Mereka bahkan menggunakan platform media sosial untuk melacurkan dua saudara perempuan dari dua pria di jaringan seks pedofilia lokal.

Dalam penyelidikan awal di rumah mewah keluarga Zulock, polisi meninjau rekaman kamera pengintai internal selama dua minggu, yang menunjukkan pria tersebut melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak di ruangan yang berbeda.

Bukti menunjukkan bahwa mereka juga membual tentang pelecehan tersebut kepada beberapa teman dan menggunakan media sosial untuk berbagi video pelecehan tersebut dengan geng pedofil lokal yang bejat.

Pasangan ini ditangkap pada tahun 2022 setelah seorang tersangka anggota geng tersebut kedapatan mengunduh pornografi anak dan mengungkapkan kepada penyelidik bagaimana keluarga Zulock membuat video dengan anak laki-laki yang tinggal di rumah mereka.

Pasangan itu ditangkap setelah polisi menangkap seorang tersangka anggota jaringan yang mengunduh pornografi anak dan kemudian memberi tahu penyelidik bagaimana William dan Zachary membuat video porno dengan dua anak angkat yang tinggal di rumah mereka.

Di pengadilan, kedua terdakwa mengaku bersalah atas tuduhan penganiayaan ekstrim terhadap anak dan eksploitasi seksual terhadap anak.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatanak adopsianak angkatHeadlinehomoseksualPasangan homopedofilipelecehan seksual
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berita Rakerda Muhammadiyah Manggarai Barat NTT
Tulisan selanjutnya Sisa Sampah Pesta Tahun Baru di Jakarta Mencapai 132 Ton

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?