Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Italia Lepas Pria Iran yang Diburu Amerika Kasus Serangan Drone di Yordania

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Januari 2025 14:13 2:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Januari 2025 14:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Italia melepaskan seorang pria warga negara Iran yang diburu Amerika Serikat dalam kasus serangan drone di Yordania yang menewaskan tiga warga AS satu tahun silam, setelah Menteri Kehakiman Italia meminta hakim untuk membatalkan penangkapannya.

Mohammad Abedini sudah dipulangkan ke Iran, lapor stasiun televisi pemerintah Iran Ahad sore (12/1/2025) seperti dilansir Associated Press.

Pria itu sebenarnya dijadwalkan untuk dihadirkan di pengadilan Milan hari Rabu dalam sidang permohonan penahanan di rumah sambil menunggu proses ekstradisinya ke Amerika Serikat.

Abedini ditahan berdasarkan surat perintah penangkapan yang dikeluarkan AS pada 16 Desember, tiga hari sebelum jurnalis Italia Cecilia Sala ditangkap di Iran. Sala, yang diyakini ditahan untuk kepentingan tawar-menawar pembebasan Abedini sudah dipulangkan pekan lalu.

Departemen Kehakiman AS menuduh Abedini memasok teknologi drone ke Iran yang dipakai untuk melancarkan serangan Januari 2024 atas sebuah pos militer AS di Yordania yang menewaskan tiga tentara Amerika.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Sebuah nota resmi dalam kasus tersebut yang dirilis oleh Kementerian Kehakiman Italia pada hari Ahad (12/1/2025) menyebutkan bahwa berdasarkan kesepakatan ekstradisi Italia-AS bisa dilakukan hanya untuk tindakan yang dipidanakan berdasarkan hukum yang berlaku di masing-masing negara. Kementerian mengatakan bahwa dakwaan yang kemungkinan akan dikenai atas Abedini – tindak kriminal yang melanggar UU federal Amerika International Emergency Economic Powers Act – tidak memiliki kesepadanan dengan UU yang berlaku di Italia.

Stasiun televisi pemerintah Iran mengatakan pembebasan dan pemulangan Abedini dilakukan setelah Kementerian Luar Negeri Iran mengupayakannya, serta setelah dilakukan “pembicaraan” antara Kementerian Intelijen Iran dengan pihak intelijen Italia.

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menyebut “triangulasi diplomatik” dengan Iran dan AS merupakan kunci dari pembebasan Sala, mengkonfirmasi untuk pertama kalinya bahwa Washington terlibat dalam negosiasi pembebasan Abedini dan Sala.

Pembebasan Sala dilakukan setelah Meloni melakukan kunjungan tiba-tiba ke Florida guna menemui presiden terpilih AS Donald Trump di Mar-a-Lago.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatiranItalia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kebakaran Los Angeles dan “Tornado Api” dalam Al-Quran
Tulisan selanjutnya Gegara Boikot Wajib Jajan Kalau Mau Pakai Toilet dan Duduk di Starbucks

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?