Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bashar Minggat 30% Warga Suriah Ingin Kembali ke Kampungnya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Januari 2025 19:00 7:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Januari 2025 19:00
Bagikan
Bendera Suriah dan Turki
Bagikan

Hidayatullah.com– Hampir 30% dari jutaan warga Suriah yang mengungsi ke negara-negara di Timur Tengah sekarang ingin pulang kembali ke kampung halamannya tahun depan, setelah rezim diktator tumbang dan Bashar Assad minggat ke Rusia. Padahal tahun lalu, hampir nol persen yang mengaku ingin kembali, kata pimpinan badan urusan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Perubahan sikap itu diketahui dari asesmen yang dilakukan oleh PBB pada bulan Januari, beberapa pekan setelah rezim Assad digulingkan oleh kelompok-kelompok bersenjata Muslim, yang pada akhirnya menyudahi 13 tahun perang saudara yang menciptakan salah satu gelombang pengungsi terbesar dalam sejarah dunia modern.

“Kita melihat jarum angkanya naik, akhirnya, setelah bertahun-tahun menurun,” kata Filippo Grandi kepada sejumlah awak media di Damaskus, usai bertemu dengan pemerintahan Suriah yang baru, lansir Reuters Sabtu (25/1/2025).

Jumlah orang Suriah yang berniat kembali sebelumnya nyaris nol. Sekarang melonjak hampir 30 persen kurun beberapa pekan saja. “Ada pesan di sana, yang menurut saya sangat penting, yang harus didengar dan ditindaklanjuti,” kata Grandi.

Sekitar 200.000 pengungsi Suriah sudah kembali sejak Assad tumbang, katanya, selain dari sekitar 300.000 yang pulang ke Suriah dari Libanon pada masa konflik Hizbullah-Israel pada September-Oktober 2024. Padahal mereka sebelumnya berniat menetap di perantauan.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Memulangkan sekitar 6 juta orang Suriah yang lari menyelamatkan diri ke luar negeri dan jutaan lainnya yang menjadi pengungsi di negeri sendiri merupakan tujuan utama dari pemerintahan baru Suriah.

Tentunya niat baik itu tidak mudah diwujudkan. Akibat perang, sebagian besar kota utama hancur, fasilitas dan pelayanan umum nyaris tidak ada dan mayoritas penduduk hidup dalam kemiskinan. Tidak hanya itu, Suriah saat ini masih menjadi target sanksi keras negara-negara Barat yang dijatuhkan semasa rezim diktator Assad, yang secara efektif nyaris mengisolasi perekonomian Suriah dari perdagangan dunia.

Grandi mengatakan, untuk membantu kepulangan orang Suriah sejumlah badan PBB memberikan uang tunai untuk biaya transportasi, memberikan bantuan pangan dan perbaikan rumah-rumah yang rusak.

Tambahan bantuan dari para donor masih diperlukan dan sanksi-sanksi perlu dipertimbangkan ulang, kata Grandi.

“Apabila sanksi-sanksi dicabut, ini akan memperbaiki kondisi di tempat-tempat di mana orang kembali,” imbuhnya.

Grandi mengatakan para pengungsi memperhatikan dan merespon proses politik yang dijanjikan oleh pemimpin pemerintahan Suriah yang baru Ahmad Sharaa, yang bermaksud mewujudkan sebuah pemerintahan yang mewakili keberagaman masyarakat Suriah pada 1 Maret.

“Para pengungsi mendengarkan apa yang dia katakan, apa yang rakyatnya katakan, dan menurut saya itulah kenapa banyak orang memutuskan untuk kembali ke kampungnya,” kata Grandi. “Lebih banyak orang lagi akan pulang apabila hal-hal ini berlanjut positif,”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:suriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya bom demonstrasi pro-palestina Pakistan Hukum Mati 4 Terdakwa Penistaan terhadap Islam dan Qur’an
Tulisan selanjutnya Proyek Masam Saudi Singkirkan 840 Ranjau Houthi di Yaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?