Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Batal Membunuh Menteri Pria Amerika Menyerahkan Diri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Januari 2025 22:16 10:16 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Januari 2025 22:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang pria yang berencana untuk membunuh Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent ditangkap oleh petugas setelah menyerahkan diri ke polisi di gedung parlemen US Capitol, menurut berkas perkara yang diajukan ke pengadilan hari Selasa (28/1/2025).

Ryan English, warga negara bagian Massachusetts, membawa senjata berupa pisau lipat dan dua bom molotov koktail saat mendekati seorang polisi yang berjaga di gedung Capitol hari Senin dan menyerahkan diri, menurut berkas tersebut seperti dilansir AFP.

English diduga mengatakan kepada polisi tersebut bahwa dia berada di sana untuk membunuh Scott Bessent, yang pada hari Senin disetujui oleh Senat AS sebagai menteri keuangan dalam pemerintahan Presiden Donald Trump.

English awalnya berencana untuk membunuh Pete Hegseth, yang disetujui oleh Senat sebagai menteri pertahanan, atau juru bicara Partai Republik di House of Representatives, Mike Johnson, papar berkas tersebut.

English mengubah sasarannya ke Bessent setelah mengetahui bahwa rapat penetapannya sebagai menteri oleh parlemen dilakukan pada hari Senin.

Baca Juga

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Bom molotov koktail yang dibawa oleh English diisi dengan minuman beralkohol jenis vodka dengan sumbu berupa kain yang dibasahi cairan hand sanitizer di bagian mulut botol.

English ditangkap dengan tuduhan membawa sebuah alat pembakar di kawasan gedung parlemen US Capitol dan terancam sejumlah dakwaan lain.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terjadi Ledakan Kru Tinggalkan Kapal Berbendera Hong Kong di Laut Merah
Tulisan selanjutnya Qatar Mediasi Pembebasan Bekas Tentara Kanada yang Ditangkap di Afghanistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?