Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

CAIR Kecam Elon Musk yang Labeli Kelompok Muslim AS Sebagai ‘Teroris’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 25 Februari 2025 08:08 8:08 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 25 Februari 2025 09:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) mengecam Elon Musk yang menuduh kelompok-kelompok Muslim AS yang menerima bantuan USAID sebagai “organisasi teroris”.

Daftar isi
  • Pernyataan ‘sembrono dan berbahaya’
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Elon me-retweet sebuah postingan pada hari Ahad yang menggambarkan kelompok-kelompok bantuan Muslim Amerika sebagai “organisasi teroris”.

“Seperti yang dikatakan banyak orang, mengapa membayar organisasi teroris dan negara-negara tertentu untuk membenci kita ketika mereka bersedia melakukannya secara gratis?” Kata Musk dalam cuitannya yang dikutip.

Postingan yang di-retweet Elon menyebutkan belasan kelompok Muslim AS, termasuk Arab American Institute, Islamic Relief Agency, Muslim Aid, dan Palestine Children’s Relief Fund.

CAIR mengatakan bahwa kelompok-kelompok tersebut adalah “organisasi nirlaba yang terdaftar secara resmi yang memiliki hak yang sama untuk mengajukan permohonan dana federal seperti setiap badan amal lainnya yang memenuhi syarat”, dan menambahkan bahwa banyak di antara mereka yang bermitra dengan pemerintahan pertama Trump.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Siapapun yang melihat kata ‘Islam’ pada nama sebuah badan amal Amerika dan kemudian langsung menyatakan bahwa badan amal tersebut adalah ‘organisasi teroris’ adalah orang yang penuh kebencian dan tidak tahu apa-apa tentang Muslim Amerika dan kontribusinya terhadap masyarakat kita, termasuk pekerjaan kemanusiaan,” kata CAIR.

Pernyataan ‘sembrono dan berbahaya’

Direktur Eksekutif Nasional CAIR Nihad Awad membalas Musk di utas retweet-nya, mengatakan bahwa pernyataannya “sembrono dan berbahaya.”

“Retorika semacam ini memicu Islamofobia, membahayakan nyawa orang yang tidak bersalah, dan merongrong nilai-nilai keadilan dan kesetaraan. Lakukan yang lebih baik,” kata Awad kepada Musk.

CAIR juga meminta Musk untuk berhenti memfitnah warga Amerika dan mulai menyebut uang pembayar pajak yang digunakan Israel untuk “membantai puluhan ribu pria, wanita, dan anak-anak tak berdosa di Gaza.”

Elon Musk, yang mengepalai Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE), ditugaskan untuk menutup operasi USAID.

Pada hari Minggu, pemerintahan Trump mengatakan bahwa mereka memecat 2.000 pekerja USAID dan merumahkan ribuan pekerja USAID lainnya di seluruh dunia.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:CAIRElon MuskIslam di Amerika SerikatMuslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kubah Emas dan Masjid Al-Aqsha Yerusalem dalam Bahaya ‘Israel’ Perketat Kontrol Terhadap Masjid Al-Aqsha Selama Ramadhan
Tulisan selanjutnya Jamaah Umrah Dihimbau Lakukan Vaksinasi Meningitis 10 Hari Sebelum Keberangkatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?