Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Denmark Larang Ponsel di Sekolah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Februari 2025 23:22 11:22 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Februari 2025 23:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Denmark memberlakukan larangan penggunaan ponsel di sekolah dan klub atau perkumpulan usai jam sekolah.

Pemerintah mengatakan akan mengamandemen peraturan yang ada guna memaksa semua folkeskole – sekolah dari tingkat dasar sampai menengah – bebas dari ponsel. Artinya, semua anak berusia 7 tahun sampai 17 tahun dilarang oleh UU membawa ponsel ke sekolah.

Pengumuman ini sangat berbeda dengan sikap pemerintah sebelumnya yang menolak pemberlakuan undang-undang semacam itu.

Perdana Menteri Mette Frederiksen pada 2023 membentuk sebuah komisi guna mencari tahu penyebab ketidakpuasan di kalangan anak-anak dan remaja.

Hasil penyelidikan yang dilaporkan hari Selasa (25/2/2025) dalam paparannya memperingatkan dampak buruk tentang penggunaan gawai digital yang meluas di kalangan anak-anak dan remaja.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Laporan itu merekomendasikan supaya diupayakan keseimbangan antara kehidupan digital dan kehidupan nyata generasi muda.Di antara 35 rekomendasi yang disodorkan adalah perlunya legislasi tentang pelarangan penggunaan ponsel di sekolah dan klub usai jam sekolah, lansir The Guardian.

Menteri Urusan Anak dan Pendidikan Mattias Tesfaye mengatakan kepada Politiken bahwa sekolah harus dikembalikan sebagai ruang atau tempat untuk belajar dan sekolah bukan “kelanjutan dari kamar tidur remaja”.

Laporan komisi mendapati bahwa 94 persen anak muda memiliki akun media sosial sebelum usia mereka menginjak 13 tahun – meskipun ada batas usia minimum kepemilikan akun media sosial.

Komisi itu juga menemukan bahwa anak berusia 9 sampai 14 tahun di Denmark rata-rata dalam sehari menghabiskan waktu 3 jam untuk mengakses TikTok dan YouTube.

Pelarangan ini muncul sementara pemerintah sejumlah negara Eropa berusaha memperketat peraturan penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:denmarkponselsekolah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malaysia Penjarakan Warga Israel atas Kepemilikan Senjata Api Tanpa Izin
Tulisan selanjutnya Makin Terisolasi, Sejumlah Lembaga Akademis Boikot Peneliti ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?