Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

‘Israel’ dan AS Diam-Diam Merayu Negara Afrika untuk Tampung Penduduk Gaza

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 15 Maret 2025 00:57 12:57 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 15 Maret 2025 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Entitas zionis ‘Israel’ dan Amerika Serikat dikabarkan menjalin komunikasi dengan sejumlah negara Afrika terkait kemungkinan menampung penduduk Gaza di wilayah mereka.

Daftar isi
  • Rencana Trump dan Respon Negara Afrika
  • Israel Siap Usir Warga Palestina
  • Bukan Rencana Baru
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Mengutip laporan AP pada Kamis (14/03/2025), komunikasi antara AS-Israel dengan Sudan, Somalia dan Somaliland bertujuan untuk “membahas penggunaan wilayah mereka sebagai tujuan memukimkan kembali warga Palestina,” kata para pejabat AS dan ‘Israel’.

Para pejabat AS mengaku kalau pendekatan kepada tiga negara Afrika itu dimulai beberapa hari setelah Presiden Donald Trump menyampaikan rencananya mengusir warga Palestina dari Gaza.

Rencana Trump dan Respon Negara Afrika

Para pejabat Sudan mengatakan kepada AP bahwa mereka telah menolak proposal AS untuk rencana tersebut. Para pejabat dari Somalia dan Somaliland mengatakan bahwa mereka tidak mengetahui adanya komunikasi tersebut. Sudan adalah bagian dari Kesepakatan Abraham 2020, yang menyaksikan beberapa negara Arab, termasuk UEA, menormalkan hubungan dengan ‘Israel’.

Bulan lalu, Trump mengumumkan rencana kontroversialnya untuk mengubah Gaza menjadi “Riviera Timur Tengah”. Presiden mengatakan rencananya akan melibatkan AS untuk mengambil alih kepemilikan Gaza dan mengusir seluruh penduduknya.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Meski mengklaim bahwa pemindahan warga Palestina itu demi keamanan mereka, namun ia juga menegaskan bahwa warga Palestina tidak akan memiliki hak untuk kembali.

Pada akhir Februari, Trump mengubah sikapnya, mengatakan bahwa ia tidak akan memaksakan rencana tersebut, tetapi akan merekomendasikannya.“ Kami tidak akan mengusir siapa pun dari Jalur Gaza,” katanya kepada para wartawan pada Selasa (12/03/2025).

Meskipun begitu, seorang pejabat AS mengatakan pada awal Februari bahwa Trump “tetap pada visinya,” menolak usulan yang diajukan oleh Mesir untuk rencana rekonstruksi dan solusi pasca-perang untuk Gaza yang tidak melibatkan pengusiran penduduknya. Negara-negara Arab telah menolak rencana Trump dan secara resmi mendukung usulan Mesir.

Israel Siap Usir Warga Palestina

Sementara, ‘Israel’ sendiri mendukung rencana sekutunya, AS. Menteri Keuangan ‘Israel’ Bezalel Smotrich mengatakan pada 9 Maret bahwa pemerintah akan membentuk “administrasi migrasi” untuk memfasilitasi pengusiran warga Palestina dari rumah dan tanah mereka di Jalur Gaza.

“Kami sedang membentuk sebuah administrasi migrasi, kami sedang mempersiapkan hal ini di bawah kepemimpinan Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan [Israel Katz],” kata Smotrich di Knesset. “Anggaran tidak akan menjadi kendala,” tambahnya. “Administrasi migrasi” yang baru akan berada di bawah Kementerian Pertahanan Israel, dengan tujuan untuk mengusir semua warga Palestina secepat mungkin jika logistik memungkinkan.

“Jika kita memindahkan 5.000 orang per hari, itu akan memakan waktu satu tahun,” kata Smotrich. “Ini adalah operasi logistik yang sangat besar – bukan hanya bus yang membawa mereka, kita perlu tahu siapa yang akan pergi, ke negara mana, usia berapa, pelatihan kejuruan, operasi besar, kami sedang mempersiapkannya.”

Smotrich mengklaim bahwa “sumber-sumber di pemerintahan Amerika” sepakat “bahwa tidak mungkin bagi dua juta orang yang memiliki kebencian terhadap Israel untuk tetap berada sepelemparan batu dari perbatasan.”

Bukan Rencana Baru

Laporan AP bukanlah yang pertama yang mengungkap rencana potensial untuk mengusir warga Palestina ke Afrika.

Menurut sebuah laporan dari Channel 12 Israel bulan lalu, Maroko, Negara Bagian Puntland di Somalia, dan Republik Somaliland dipertimbangkan sebagai tempat untuk merelokasi warga Palestina sebagai bagian dari rencana kontroversial Trump.

Puntland dan Somaliland mencari pengakuan internasional atas kedaulatan mereka atas wilayah Somalia, sementara Maroko mencari pengakuan atas kedaulatan mereka atas Sahara Barat yang diduduki.

Laporan tersebut mengatakan bahwa pemerintah Trump dapat menggunakan hal ini untuk mendorong usulannya untuk Gaza.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfrikaDonald TrumpHeadlineJalur Gazapalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ledakan di Sebuah Masjid di Waziristan Selatan Sejumlah Orang Terluka
Tulisan selanjutnya Merusak Masyarakat Jepang akan Bubarkan Gereja Unifikasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?