Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bom Meledak di Tangan Pengepul Besi Tua 16 Orang Tewas di Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Maret 2025 16:49 4:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Maret 2025 16:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ledakan besar yang diyakini dipicu oleh sebuah bom yang sedang ditangani oleh seorang pengepul besi tua menewaskan sedikitnya 16 orang di Suriah, kata pejabat pertahanan sipil hari Ahad (16/3/2025).

Ledakan yang terjadi pada hari Sabtu di kota pesisir Mediterania, Latakia, itu merusak sebuah bangunan empat lantai, merontokkan lempengan beton dan menimbun para penghuni di bawah reruntuhan rumah mereka yang rata dengan tanah, lapor AFP.

Tim penyelamat dari pertahanan sipil mengatakan 16 orang diketahui kehilangan nyawa akibat ledakan tersebut, beberapa di antaranya merupakan anak-anak.

“Operasi pencarian dan penyelamatan terus dilakukan untuk menyelamatkan mereka yang terjebak,” kata aparat terkait lewat media sosial Telegram, melaporkan bahwa sedikitnya 18 orang terluka.

Sejumlah foto yang dipublikasikan kantor berita Suriah SANA menunjukkan asap mengepul dari perkampungan padat penduduk Al-Rimal, di bagian selatan Latakia.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

SANA melaporkan bahwa seorang pengepul besi tua sedang menangani bom tersebut untuk diambil besinya.

Organisasi pemantau berbasis di Inggris Syrian Observatory for Human Rights menyebutkan bahwa insiden itu sebagai “kecelakaan”.

Ward Jammoul, wanita berusia 32 tahun penduduk Latakia, mengatakan kepada AFP bahwa dia mendengar suara ledakan keras, dan bangunan nahas itu hancur seluruhnya. Petugas dan warga bergotong-royong mencari orang-orang yang tertimbun reruntuhan.

Organisasi bantuan kemanusiaan Humanity and Inclusion bulan lalu memperingatkan bahaya yang mengintai nyawa penduduk dari bom-bom yang belum meledak sisa perang sipil belasan tahun.

Humanity and Inclusion mengatakan oara pakar memperkirakan antara 100.000 dan 300.000 bom yang dipergunakan selama perang sipil belum meledak.

Ledakan itu terjadi pada hari Sabtu, bertepatan dengan peringatan tahun ke-14 perlawanan masyarakat terhadap rezim Bashar Assad. Sebagaimana diketahui perang sipil di Suriah berawal dari demonstrasi damai 15 Maret 2011 yang diikuti oleh ribuan warga Suriah, yang kemudian berubah menjadi pembantaian oleh aparat rezim. Kekuasaan keluarga besar Assad berakhir pada 8 Desember 2024, ditandai dengan kaburnya Bashar Assad ke Rusia karena ketakutan dengan perlawanan militan-militan Muslim yang dimotori kelompok Hayat Tahrir al-Sham (HTS).

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Latakiasuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Parlemen Prancis akan Cari Tahu Dampak Psikologis TikTok Pada Anak-anak
Tulisan selanjutnya Usia 13 Tahun Remaja Dubai Beli Nomor Plat Kendaraan Jutaan Dirham

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?