Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Puan Noor Aishah Ibu Negara Pertama Singapura Wafat di Usia 91 Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 April 2025 18:49 6:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 April 2025 18:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Puan Noor Aishah, ibu negara pertama Singapura, janda mendiang presiden pertama Singapura Yusof Ishak, wafat dalam usia 91 tahun di Singapore General Hospital Selasa dini hari (22/4/2025).

Kabar kematiannya disampaikan oleh Perdana Menteri Lawrence Wong lewat Facebook.“Dengan keanggunan dan kekuatan yang tenang, dia berdiri di samping Encik Yusof Ishak dan dengan teguh mendukungnya selama tahun-tahun penuh gejolak membina negara,” tulis Wong dalam ucapan belasungkawa atas kepergian Puan Noor Aishah.

Wong juga menyoroti kontribusi Puan Noor melalui berbagai organisasi seperti Singapore Red Cross dan Singapore Muslim Women’s Association.

Menurut Kantor Perdana Menteri (PMO), Puan Noor Aishah akan dimakamkan di Kranji State Cemetery di samping makam suaminya.Sebagai bentuk penghormatan, jenazahnya akan dibawa dengan menggunakan Ceremonial Gun Carriage.

Dilahirkan di Selangor pada tahun 1933, Puan Noor Aishah dibesarkan di Penang dan menikah dengan Yusof Ishak pada usia 16 tahun.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Dia pindah ke Singapura ketika suaminya menjadi presiden pertama negara kota tersebut setelah merdeka pada tahun 1965, menurut laporan The Straits Times.

Memasuki peran sebagai ibu negara di usianya yang baru 26 tahun, Puan Noor Aishah dengan cepat menjadi simbol warisan dan budaya setempat. Dikenal karena keanggunan dan belas kasihnya. Dia berkontribusi di masa-masa awal pembangunan negara Singapura dan memperjuangkan berbagai kepentingan yang mendukung perempuan, anak-anak, dan masyarakat yang kurang beruntung.

Sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya dan tradisi Melayu, Puan Noor Aishah menetapkan hidangan lokal sebagai sajian di Istana Negara dan senantiasa mengenakan kebaya di acara-acara kenegaraan.

Puan Noor Aishah meninggalkan tiga orang anak – dua putri bermana Orkid Kamariah dan Zuriana, seorang putra bernama Imran – serta beberapa orang cucu.

Presiden Tharman Shanmugaratnam memuji Puan Noor Aishah sebagai seorang wanita yang memiliki “kekuatan untuk kebaikan” yang akan dikenang atas keanggunan, kasih sayang, dan pelayanannya kepada sesama.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Puan Noor Aishahsingapura
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya WFP Hentikan Bantuan Ratusan Ribu Wanita dan Anak Malnutrisi di Ethiopia
Tulisan selanjutnya Tarif 3.521% untuk Panel Surya Buatan Asia Tenggara yang Masuk ke Amerika Serikat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Berita
28 Agustus 2026 09:48
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?