Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

India Rudal 9 Titik di Pakistan, Salah Satunya Hantam Masjid

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 7 Mei 2025 10:19 10:19 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 7 Mei 2025 10:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – India pada Rabu pagi waktu setempat menembakkan sejumlah rudal ke Pakistan, di mana salah satunya menghantam masjid.

Serangan ini menjadi eskalasi ketegangan besar antara kedua negara pemilik senjata nuklir.

Pemerintah India mengatakan telah menyerang sembilan lokasi, menggambarkannya sebagai “serangan presisi terhadap kamp-kamp teroris” di Kashmir yang dikuasai Pakistan, beberapa hari setelah menyalahkan Islamabad atas serangan mematikan di wilayah India di wilayah yang disengketakan itu.

Rudal-rudal itu pada Rabu pagi menghantam beberapa lokasi di Jammu-Kashmir yang dikelola Pakistan dan di provinsi Punjab, menurut para pejabat.

Salah satunya menghantam sebuah masjid di kota Bahawalpur di Punjab, di mana seorang anak tewas, dan seorang wanita dan pria terluka, kata seorang pejabat.

Baca Juga

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Para pejabat itu mengatakan Pakistan telah melancarkan serangan balasan, tanpa memberikan rincian apa pun. Mereka berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang untuk berbicara kepada media.

Koresponden AFP di Kashmir dan Punjab yang dikelola Pakistan mendengar sejumlah ledakan keras.

Televisi Pakistan yang dikelola pemerintah, mengutip pejabat keamanan, mengatakan angkatan udara Pakistan menembak jatuh dua jet India tetapi tidak memberikan rincian tambahan.

India has attacked Pakistan.

The city of Muzaffarabad is being bombed now.

This is an act of war – may Allah protect us all!

PS. I was scheduled to be in Muzaffarabad this week, but cancelled due to the hostilities and rising tensions two weeks ago.

Note: the video… pic.twitter.com/J9h7cXoGGy

— Dr. Yasir Qadhi (@YasirQadhi) May 6, 2025

Juru bicara militer Pakistan, Letnan Jenderal Ahmad Sharif, mengatakan kepada ARY News bahwa rudal tersebut diluncurkan dari dalam wilayah India dan tidak ada pesawat India yang memasuki wilayah udara Pakistan.

“Ini adalah serangan pengecut yang menargetkan warga sipil tak berdosa di bawah kegelapan,” kata Sharif kepada penyiar tersebut.

Kementerian Pertahanan India mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu bahwa sedikitnya sembilan lokasi menjadi sasaran “tempat serangan teroris terhadap India telah direncanakan.”

“Tindakan kami telah terfokus, terukur, dan tidak bersifat eskalatif. Tidak ada fasilitas militer Pakistan yang menjadi sasaran,” kata pernyataan tersebut, seraya menambahkan bahwa “India telah menunjukkan pengendalian diri yang cukup besar dalam pemilihan target dan metode pelaksanaan.”

“Kami menepati komitmen bahwa mereka yang bertanggung jawab atas serangan ini akan dimintai pertanggungjawaban,” kata pernyataan tersebut.

Militer India dalam sebuah unggahan di platform media sosial X menulis: “Keadilan ditegakkan.”

Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif mengatakan negaranya memiliki “Hak penuh untuk melakukan tanggapan tegas terhadap tindakan perang ini” dari India.

“Tentara Pakistan tahu betul cara menghadapi musuh,” tulis Sharif dalam sebuah posting di X. “Tanggapan yang pantas diberikan untuk tindakan perang ini,” katanya, bersumpah untuk “tidak membiarkan India mencapai tujuannya.”

India secara luas diperkirakan untuk menanggapi secara militer sebuah serangan terhadap wisatawan di Kashmir bulan lalu oleh militan yang dikatakan berasal dari kelompok Pakistan Lakshar-e-Taiba, sebuah organisasi teroris yang ditetapkan PBB. Serangan itu menewaskan 26 orang.

New Delhi menyalahkan Islamabad karena mendukung serangan itu, yang memicu serangkaian ancaman dan tindakan diplomatik balasan.

Pakistan menolak tuduhan itu, dan kedua belah pihak telah saling tembak setiap malam sejak 24 April di sepanjang perbatasan de facto di Kashmir, Garis Kontrol yang dimiliterisasi, menurut tentara India.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineIndiaIndia Serang PakistanKashmirPakistan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya kebakaran hutan turki Turki Manfaatkan AI dan Drone untuk Mencegah Kebakaran Hutan
Tulisan selanjutnya Pemerintah Dukung Rumah Murah untuk Wartawan, Luncurkan 3.000 Unit Subsidi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?