Hidayatullah.com– Menteri Keuangan Suriah mengatakan Qatar akan membantu pemerintah Damaskus membayarkan gaji para pekerja sektor publik untuk beberapa bulan mendatang melalui mekanisme yang sudah dikecualikan dari sanksi-sanksi yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Qatar atas hibah sangat besar ini yang diberikan untuk membayar sebagian dari gaji dan upah saat ini,” kata Menteri Keuangan Mohammed Barnieh dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita negara SANA pada Rabu malam (7/5/2025) seperti dilansir Al Arabiya.
Menurut Barnieh, dana yang akan diberikan Qatar sebesar $29 juta sebulan untuk tiga bulan ke depan, yang akan dibayarkan untuk gaji pekerja bidang kesehatan, pendidikan, sosial serta pensiun non-militer.
Bantuan finansial ini sudah dikecualikan dari sanksi-sanksi yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat, kata Barnieh, seraya mengutarakan terima kasih kepada US Treasury atas gerak cepat Departemen Keuangan AS itu dalam memfasilitasi pemberian hibah dari Qatar.
Pada bulan Januari, sebuah sumber diplomatik mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa Qatar sedang mempertimbangkan untuk memberikan bantuan finansial kepada pemerintahan baru Suriah berupa pembayaran gaji untuk pekerja sektor publik.
Lebih lanjut Barnieh mengatakan hibah akan dikelola oleh United Nations Development Program (UNDP) dan mencakup seperlima dari gaji yang harus dibayarkan pemerintah.
“Kami akan terus melakukan reformasi finansial guna memperkuat integritas dan kepercayaan terhadap sistem keuangan negara kami,” tegas Barnieh.*




