Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Konflik di Sudan Selatan Menghambat Bantuan untuk 60.000 Anak Malnutrisi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Mei 2025 19:00 7:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Mei 2025 19:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Konflik bersenjata di sepanjang Sungai Nil di Sudan Selatan menghambat pengiriman bantuan kemanusiaan bagi lebih dari 60.000 anak malnutrisi di bagian timur laut negara itu selama hampir satu bulan.

Dua organisasi di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk urusan pangan World Food Program (WFP) dan kesejahteraan anak UNICEF mengatakan pasokan makanan bergizi bagi anak-anak di negara bagian Nil Atas, salah satu dengan angka malnutrisi tertinggi di negara itu, diperkirakan akan habis pada akhir bulan Mei ini, lapor Reuters Kamis (8/5/2025).

“Anak-anak menjadi yang pertama menderita di masa darurat. Apabila kita tidak dapat mengirimkan pasokan makanan bergizi ke mereka, kita kemungkinan akan melihat eskalasi malnutrisi di daerah-daerah yang sudah kritis,” kata Mary-Ellen McGroarty, perwakilan WFP di Sudan Selatan, dalam sebuah pernyataan bersama WFP-UNICEF.

Sungai Nil merupakan urat nadi jalur transportasi di Sudan Selatan karena negara miskin itu tidak memiliki banyak jalan beraspal dan topografi wilayahnya cukup menantang, terutama selama musim hujan ketika banyak jalan tidak dapat dilewati.

Kedua organisasi itu tidak menjelaskan bentrokan bersenjata mana yang menghalangi rute pengiriman bantuan. Namun, pasukan pemerintah sejak bulan Maret saling serang dengan milisi etnis Nuer yang dikenal sebagai White Army di daerah sekitar Sungai Nil.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Pada pertengahan April, tongkang yang membawa 1.000 metrik ton pasokan makanan dan nutrisi yang ditujukan ke negara bagian Nil Atas terpaksa kembali karena masalah keamanan, kata WFP dan UNICEF.

Kedua organisasi itu menolak usulan pembuatan gudang di pusat-pusat kesehatan, karena berisiko menjadi target penjarahan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakmalnutrisiSidan Selatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya India Pakai Drone Buatan ‘Israel’ dalam Serangannya ke Pakistan
Tulisan selanjutnya Qatar akan Bayar Sebagian Gaji Pekerja Sektor Publik Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?