Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Aparat Suriah Menangkap Petugas yang Terlibat Kejahatan di Penjara  Sednaya  

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 Mei 2025 12:56 12:56 pm
Ahmad
Dipublikasikan 9 Mei 2025 12:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Syrian Al-Ikhbariya melaporkan bahwa Bassam Youssef Salman Ali terlibat dalam kejahatan medis yang dilakukan terhadap tahanan Sednaya, dengan menyatakan bahwa ia telah mengubah Rumah Sakit Tishreen menjadi rumah jagal manusia.

Ia menambahkan bahwa ia merupakan kaki tangan dalam penyiksaan dan pembunuhan para tahanan yang dirujuk ke rumah sakit, selain keterlibatannya dalam perdagangan organ manusia dan pemerasan keluarga para tahanan.

Sumber yang sama dikutip Russian Times menunjukkan bahwa Bassam terlibat dalam likuidasi sejumlah tahanan dengan menyuntikkan mereka dengan zat mematikan di dalam rumah sakit, yang merupakan pelanggaran mencolok terhadap semua hukum medis dan kemanusiaan.

Media Suriah itu menjelaskan bahwa otoritas terkait terus melanjutkan penyelidikan mereka terhadap Bassam untuk mengungkap kejahatan tambahan yang dilakukannya selama bertahun-tahun bertugas di bawah rezim sebelumnya, dengan tujuan untuk membawanya ke pengadilan guna menerima hukuman yang adil.

Direktorat Keamanan Tartous juga menangkap Kolonel Salem Iskandar Tarraf, setelah operasi pemantauan dan pengawasan yang cermat.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Kementerian Dalam Negeri Suriah menjelaskan melalui saluran Telegramnya bahwa Tarraf memegang beberapa posisi kepemimpinan, terutama memimpin Brigade ke-123 Garda Republik di Aleppo.

Sebelumnya, ia memimpin Garda Republik di Deir ez-Zor. Namanya telah dikaitkan dengan sejumlah pelanggaran dan kejahatan, bersama Issam Zahreddine.

Kementerian tersebut mencatat bahwa selama masa jabatannya sebagai kepala Cabang Keamanan Negara di kota Al-Sanamayn di Kegubernuran Daraa, ia juga terlibat dalam memfasilitasi masuknya anggota yang berafiliasi dengan gerakan Hizbullah Lebanon ke daerah tersebut, karena ia memiliki hubungan langsung dan dekat dengan kelompok-kelompok tersebut.

Kementerian mencatat bahwa ia bekerja untuk merekrut dan mengelola kelompok yang berafiliasi dengan sisa-sisa rezim sebelumnya, yang keterlibatannya dalam serangan yang terjadi Maret lalu terbukti.

Kementerian menyatakan bahwa pelaku kriminal, Tarraf, telah dirujuk ke Kantor Kejaksaan Umum, sambil menunggu penyerahannya ke otoritas peradilan yang berwenang untuk mengambil tindakan hukum yang diperlukan terhadapnya.

Jagal Kemanusiaan

Penjara Sednaya (Saydnaya) di Suriah telah menjadi simbol kekejaman rezim Bashar al-Assad, dikenal luas sebagai “rumah jagal manusia” karena praktik penyiksaan sistematis, eksekusi massal, dan kondisi penahanan yang tidak manusiawi.

Lembaga-lembaga hak asasi manusia internasional seperti Amnesty International dan Human Rights Watch telah mendokumentasikan pelanggaran berat yang terjadi di penjara ini, yang dianggap sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan.

Menurut laporan Amnesty International tahun 2017, antara 2011 hingga 2015, sekitar 13.000 tahanan, sebagian besar warga sipil yang diduga menentang pemerintah, dieksekusi secara rahasia di Sednaya.

Eksekusi dilakukan seminggu sekali atau dua kali, dengan kelompok hingga 50 orang digantung pada malam hari. Para tahanan ini sebelumnya menjalani “pengadilan” di Pengadilan Militer Lapangan yang berlangsung hanya satu hingga tiga menit tanpa akses ke pengacara atau proses hukum yang adil.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:jagal manusiakejahatan medisSednayasuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Batas Etika Negara dalam Kasus Vasektomi sebagai Syarat Bansos
Tulisan selanjutnya Foto Emka Farah Mumtaz ( Gus Mumtaz ) Wakil Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta PWNU DKI Jakarta Tak Pernah Menyatakan Danone Aqua Tidak Terafiliasi dengan ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?