Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tentara Transgender Didepak dari Militer Amerika Serikat Mulai Bulan Depan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Mei 2025 22:52 10:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Mei 2025 22:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hagseth mengeluarkan memo internal berisi instruksi kepada Pentagon untuk mulai mendepak para tentara transgender yang tidak mau mengundurkan diri secara sukarela dari militer mulai 6 Juni, menurut memo yang diperoleh Reuters.

Memo Hagseth tersebut menunjukkan bagaimana pemerintahan Presiden Donald Trump bergegas untuk menyingkirkan ribuan tentara transgender dari angkatan bersenjata, setelah Mahkamah Agung hari Selasa (6/5/2025) menyatakan bahwa larangan tentara transgender boleh diberlakukan.

Di dalam memo itu, Hagseth mengatakan tentara transgender aktif dipersilahkan mengidentifikasi dirinya sendiri untuk “secara sukarela keluar” dari angkatan bersenjata AS mulai 6 Juni. Sementara untuk tentara cadangan diberi waktu sampai 7 Juli.

Setelah dilantik pada 20 Januari, di hari itu pula Trump langsung mengeluarkan surat perintah eksekutif yang menyatakan bahwa pemerintah Amerika Serikat hanya mengakui dua jenis kelamin di dalam ketentaraan, yaitu laki-laki dan perempuan dan itu tidak bisa ditukar-tukar.

Pada masa kepemimpinan Joe Biden, pemerintah AS memperbolehkan transgender bergabung ke dalam tentara reguler aktif secara terang-terangan. Kebijakan Biden itu membatalkan kebijakan Trump tahun 2017 yang melarang perekrutan transgender. Pada 2021 Biden mengatakan bahwa negara “Amerika menjadi lebih aman ketika semua orang yang memenuhi kualifikasi untuk berdinas (sebagai tentara) dapat melakukannya secara terbuka dan dengan bangga.”

Baca Juga

Menteri Ekstremis ‘Israel’ Desak Netanyahu Larang Presiden Palestina Kembali ke Tepi Barat
Eks Menag Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji
Promosi Miras dengan Tantangan Hafalan Surat Ad-Dhuha, Sounds Project Buat Klarifikasi
MUI Kecam Promosi Miras Pakai Tantangan Hafalan Surat Ad-Dhuha
‘Israel’ Masih Tahan Ratusan Syuhada Palestina untuk Dijadikan “Alat Tawar”

Pada 2016, Presiden Barack Obama untuk pertama kalinya memperbolehkan transgender berdinas secara terbuka dan per akhir tahun yang sama, terdapat 4.240 personel militer AS dan National Guard yang merupakan transgender, menurut para pejabat. Namun, para pendukung hak-hak kaum homoseksual memperkirakan angkanya lebih dari itu.

Dalam memo tertanggal hari Kamis (8/5/2025) itu, Hagseth menulis bahwa militer AS akan segera menyingkirkan tentara transgender yang sudah mengidentifikasi diri untuk mengundurkan diri secara sukarela sebelum adanya keputusan pengadilan bulan Maret – yang menangguhkan upaya Trump untuk melaksanakan larangan itu.

Jajak pendapat yang dilakukan oleh Gallup yang dipublikasikan pada bulan Februari menunjukkan 58% orang Amerika memilih untuk memperbolehkan transgender berdinas di kemiliteran, tetapi dukungan itu menyusut dari 71% pada 2019.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatmiliterPentagontransgender
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Transgender Dilarang Masuk Toilet Khusus Wanita di Gedung Parlemen Skotlandia
Tulisan selanjutnya Mahasiswa Kedokteran Korea Selatan 65 Persen Belum Balik ke Kampus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Assad Suriah
Berita

Pengadilan Suriah Jatuhkan Hukuman Mati Atas Bashar al-Assad

Berita
11 Agustus 2026 16:10
LPPOM Raih Indonesia Public Relations Awards 2026 Kategori Corporate Reputation
Erdogan Buka Pintu Bagi Negara Sahabat Gabung Perjanjian Pertahanan Makkah
Paus Leo XIV akan Bertemu Penyintas Korban Pencabulan Pendeta di Prancis
Ratusan Orang Kurdi Suriah Kembali ke Kampungnya Setelah Bertahun-tahun Mengungsi

Terbaru

  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Desak Netanyahu Larang Presiden Palestina Kembali ke Tepi Barat
  • Eks Menag Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji
  • Promosi Miras dengan Tantangan Hafalan Surat Ad-Dhuha, Sounds Project Buat Klarifikasi
  • MUI Kecam Promosi Miras Pakai Tantangan Hafalan Surat Ad-Dhuha
  • ‘Israel’ Masih Tahan Ratusan Syuhada Palestina untuk Dijadikan “Alat Tawar”
  • Ratusan Warga Yunani Gelar Demo Dukung Palestina, ‘Israel’ Minta Warganya Sembunyi
  • Dukung Rakyat Gaza yang Bertahan di Utara, Bulan Sabit Merah Palestina Buka RS Lapangan
  • Lawan Polisi, Aktivis Akar Rumput Amerika Merusak Kamera Pengawas Flock Satu Per Satu
  • Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4 di Hari Pemberian Pengakuan Klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan
  • Pengadilan Suriah Jatuhkan Hukuman Mati Atas Bashar al-Assad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ratusan Warga Yunani Gelar Demo Dukung Palestina, ‘Israel’ Minta Warganya Sembunyi

11 Agustus 2026 21:20
Berita

Dukung Rakyat Gaza yang Bertahan di Utara, Bulan Sabit Merah Palestina Buka RS Lapangan

11 Agustus 2026 20:54
Berita

Lawan Polisi, Aktivis Akar Rumput Amerika Merusak Kamera Pengawas Flock Satu Per Satu

11 Agustus 2026 18:05
Berita

Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4 di Hari Pemberian Pengakuan Klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan

11 Agustus 2026 17:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?