Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

PM Taliban: Warga Afghanistan yang Tinggal di Luar Negeri Bebas untuk Pulang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Juni 2025 18:51 6:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Juni 2025 18:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Perdana menteri pemerintahan Taliban Mohammad Hassan Akhund dalam pesan menyambut Hari Raya Idul Adha mengatakan bahwa orang-orang Afghanistan yang tinggal di luar negeri bisa pulang ke kampung halamannya dengan bebas.

Mereka yang melarikan diri ke luar negeri usai runtuhnya pemerintahan dukungan Barat, tidak akan disakiti atau ditangkap apabila mereka pulang kembali ke Afghanistan, kata Hassan Akhund, seperti dilansir Associated Press Sabtu (7/6/2026).

Pesan itu disampaikan beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani larangan berkunjung orang dari 12 negara, termasuk Afghanistan.

“Warga Afghanistan yang meninggalkan negara ini harus kembali ke tanah air mereka,” kata salah satu tokoh Taliban itu. “Tidak seorang pun akan menyakiti mereka,” imbuhnya, dalam pesan yang ditulis lewat platform X.

“Kembalilah ke tanah leluhur kalian dan hiduplah dalam suasana damai,” imbuhnya, dan menginstruksikan para pejabat untuk memberikan pelayanan yang baik bagi para pengungsi yang kembali dan memastikan mereka diberi tempat berlindung dan bantuan.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Dalam pesannya itu Hassan Akhund juga mengkritik media atas apa yang disebutnya sebagai “penilaian yang salah” tentang para pemimpin Taliban di Afghanistan beserta kebijakan-kebijakannya.

Menyusul penarikan pasukan Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya dari Afghanistan pada Agustus 2021, kekuasaan pemerintahan Kabul kembali dipegang Taliban. Peralihan kekuasaan itu terjadi sangat cepat, dan menyulut eksodus besar-besaran orang Afghanistan yang pernah bekerja untuk kepentingan Amerika Serikat dan sekutunya. Rakyat biasa yang tidak suka dengan Taliban memilih hijrah ke negara-negara tetangga terutama Pakistan dan Iran.

Di antara mereka yang melarikan diri dari penguasa baru Taliban termasuk para mantan pejabat pemerintah Kabul dukungan Barat, para jurnalis, aktivis, serta mereka yang telah membantu Amerika Serikat dan negara sekutunya selama peperangan melawan Taliban.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afghanistan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kyrgyzstan Bongkar Patung Lenin Tertinggi di Asia Tengah
Tulisan selanjutnya tiktok afghanistan Di Taiwan Penggemar TikTok Cenderung Pro-China

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?