Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Harvard: Israel ‘Menghilangkan’ Hampir 400 Ribu warga Palestina

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 25 Juni 2025 00:35 12:35 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 25 Juni 2025 06:00
Bagikan
Korban Syahid di Jalur Gaza Palestina
Bagikan

Hidayatullah.com – Sebuah laporan baru yang diterbitkan Harvard Database mengungkapkan ‘Israel’ telah “menghilangkan” tidak kurang dari 377.000 warga Palestina sejak melancarkan serangan genosida di Jalur Gaza pada 2023. Separuhnya adalah anak-anak.

Ditulis oleh profesor ‘Israel’, Yaakov Garb, penelitian tersebut menggunakan analisis berbasis data dan pemetaan spasial untuk menunjukkan bagaimana pengepungan tentara ‘Israel’ di Gaza dan serangan tanpa pandang bulu terhadap warga sipil telah menyebabkan penurunan populasi serius.

377.000 warga Palestina yang tidak diketahui keberadaannya karena genosida ‘Israel’ tersebut kira-kira merupakan 17 persen dari seluruh populasi Jalur Gaza, yang sekarang berjumlah sekitar 1,85 juta jiwa. Sebelum perang di Gaza, populasi Jalur Gaza diperkirakan mencapai 2,227 juta jiwa.

Meskipun beberapa orang mengungsi atau hilang, sejumlah besar diyakini telah dibunuh oleh pasukan ‘Israel’, menurut laporan tersebut.

Profesor tersebut mencatat bahwa jumlah korban jiwa resmi sebanyak 61.000 jelas merupakan perkiraan yang terlalu rendah, karena korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan tidak termasuk di dalamnya.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Dalam laporannya, Garb juga mengecam Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) – sebuah mekanisme distribusi bantuan kontroversial AS-Israel yang diluncurkan bulan lalu.

“Tempat-tempat bantuan ini tampaknya mencerminkan logika kontrol, bukan bantuan, dan akan menjadi keliru jika menyebutnya ‘pusat distribusi bantuan kemanusiaan’. Tempat-tempat ini tidak mematuhi prinsip-prinsip kemanusiaan, dan sebagian besar desain dan operasinya dipandu oleh tujuan lain, yang melemahkan tujuan yang dinyatakan,” katanya.

PBB menuduh GHF dirancang untuk mendorong pemindahan paksa. Sejak mulai beroperasi, GHF telah menyebabkan kematian ratusan warga Palestina yang mencari bantuan oleh pasukan ‘Israel’.

Laporan Harvard bukanlah indikasi pertama bahwa jumlah korban tewas di Gaza sebenarnya bisa jauh lebih tinggi daripada yang dilaporkan.

Jurnal medis Lancet merilis sebuah studi pada bulan Januari tahun ini yang mengungkapkan bahwa jumlah korban tewas akibat genosida penjajah ‘Israel’ di Gaza kemungkinan besar tidak dihitung sebanyak 41 persen dalam sembilan bulan pertama perang.

Studi bulan Januari menyoroti bahwa sekitar 59,1 persen dari mereka yang tewas adalah wanita, anak-anak, dan orang tua.

Tahun sebelumnya, pada Juli 2024, The Lancet mengatakan serangan ‘Israel’ terhadap Gaza dapat mengakibatkan korban jiwa antara 149.000 hingga 598.000.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazaHeadlineJalur GazapalestinaZionis Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Israel’ Tembaki Warga Palestina yang Menunggu Bantuan, 51 Orang Syahid
Tulisan selanjutnya Serangan rudal Iran di Tel Aviv Israel Serangan Rudal Iran Bikin ‘Israel’ Rugi Hingga 12 Miliar Dolar AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?