Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

‘Israel’ Tembaki Warga Palestina yang Menunggu Bantuan, 51 Orang Syahid

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 25 Juni 2025 01:26 1:26 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 25 Juni 2025 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Pasukan penjajah ‘Israel’ telah membunuh lebih dari 80 orang sejak Selasa pagi, termasuk 51 orang yang sedang menunggu bantuan, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Di Rafah saja, di Gaza selatan, 27 pencari bantuan syahid setelah ditembak oleh serdadu penjajah ‘Israel’ pada hari Selasa (24/06/2025).

Ini menjadikan jumlah syuhada akibat zionis ‘Israel’ mencapai 56.077 orang dan 131.848 orang terluka sejak 7 Oktober 2023.

Pembantaian di dekat situs distribusi bantuan Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) menjadi rutinitas terbaru pasukan ‘Israel’. GHF merupakan lembaga kemanusiaan yang didukung ‘Israel’ dan Amerika Serikat, yang oleh kepala badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk pengungsi Palestina (UNWRA) telah disebut sebagai “perangkap maut”.

Sumber-sumber medis melaporkan bahwa sedikitnya 25 orang syahid dalam sebuah serangan ‘Israel’ di Jalan Salah al-Din di selatan Wadi Gaza di Gaza tengah, menurut kantor berita The Associated Press. Lebih dari 140 orang lainnya terluka, 62 di antaranya dalam kondisi kritis.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

An Israeli tank opened machine gunfire on starving Palestinians in Gaza after they were called to receive aid from a U.S.-run distribution center. Several were killed and others injured. pic.twitter.com/LOlqyAXfZQ

— Quds News Network (@QudsNen) June 24, 2025

Rekaman yang diunggah di situs media sosial Instagram, dan diverifikasi oleh kantor berita Sanad milik Al Jazeera, menunjukkan jenazah-jenazah dibawa ke Rumah Sakit al-Awda di kamp pengungsi Nuseirat di dekatnya.

Pemandangan mengerikan serupa juga dilaporkan dari Kompleks Medis Nasser di selatan Khan Younis menyusul laporan bahwa penjajah ‘Israel’ telah menargetkan orang-orang yang menunggu bantuan di Jalan al-Tina.

Hani Mahmoud, jurnalis Al Jazeera, melaporkan bahwa penembakan terhadap warga Palestina yang menunggu bantuan juga terjadi di Gaza City.

Para saksi mata mengatakan kepada AP bahwa pasukan ‘Israel’ telah melepaskan tembakan saat orang-orang mendekati truk bantuan.

“Itu adalah pembantaian,” kata Ahmed Halawa, melaporkan bahwa tank dan pesawat tanpa awak telah menembak “bahkan saat kami melarikan diri”.

Militer ‘Israel’ mengaku sedang meninjau laporan korban dari tembakan oleh pasukannya setelah sekelompok orang mendekati tentara di daerah dekat Koridor Netzarim yang dimiliterisasi.

‘Israel’ mengatakan bahwa penembakan sebelumnya di dekat lokasi bantuan GHF telah dipicu oleh mendekatnya para “tersangka” ke tentara.

Para saksi mata dan kelompok kemanusiaan mengatakan bahwa banyak penembakan terjadi tanpa peringatan.

Perserikatan Bangsa-Bangsa menolak bekerja sama dengan GHF, dengan alasan kekhawatiran bahwa lembaga itu memprioritaskan tujuan militer Israel daripada kebutuhan kemanusiaan, dan mengecam lembaga itu atas “persenjataan” bantuannya.

Lokasi distribusi GHF telah dipenuhi oleh kekacauan dan pembantaian. Lebih dari 400 orang telah tewas dan 1.000 orang terluka oleh tentara ‘Israel’ sejak penyaluran bantuan GHF dimulai.

Kepala badan PBB untuk pengungsi Palestina, Philippe Lazzarini, mengatakan pada hari Selasa bahwa sistem distribusi bantuan di Gaza adalah “kekejian”.

“Apa yang disebut mekanisme bantuan yang baru dibuat adalah kekejian yang mempermalukan dan merendahkan orang-orang yang putus asa,” kata pada konferensi pers di Berlin. “Itu adalah perangkap kematian yang menelan lebih banyak nyawa daripada yang diselamatkannya.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bantuan kemanusiaangenosida GazaGHFJalur GazaLembaga Kemanusiaan Gazapalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mumpung Gencatan Senjata Pesawat El Al Angkut Ribuan Orang Israel Pulang
Tulisan selanjutnya Korban Syahid di Jalur Gaza Palestina Harvard: Israel ‘Menghilangkan’ Hampir 400 Ribu warga Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

15 Juli 2026 09:27
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?