Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Menikah Tanpa Persetujuan Keluarga Pria-Wanita Balochistan Dibunuh, 11 Orang Ditangkap

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Juli 2025 16:43 4:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Juli 2025 16:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Aparat Pakistan menangkap 11 orang tersangka terkait video pembunuhan yang viral di media sosial, yang menunjukkan seorang wanita dan seorang pria ditembak mati karena mereka menikah tanpa persetujuan dari keluarga masing-masing, pembunuhan yang di Pakistan disebut sebagai pembunuhan demi “martabat keluarga”.

Pasangan pria dan wanita itu – yang tidak diungkapkan identitasnya – ditembak mati bulan lalu atas perintah sebuah dewan adat masyarakat setempat di Provinsi Balochistan, menurut aparat berwenang setempat yang menyelidiki kasus penembakan itu setelah videonya viral.

Sebelas tersangka sejauh ini sudah ditangkap, kata Kepala Menteri Provinsi Sarfraz Bugti dalam sebuah pernyataan yang dirilis hari Senin (21/7/2025) seperti dilansir Reuters. Pernyataan itu dirilis beberapa jam setelah dia mengumumkan bahwa lokasi kejadian dan orang-orang yang tampak di video tersebut sudah berhasil diidentifikasi.

Mereka yang ditangkap dan terlibat sudah dikenai tuduhan, kata Bugti, seraya menambahkan bahwa mereka akan dibawa ke pengadilan.

Video yang beredar menunjukkan beberapa orang berada di sebuah kawasan gurun. Beberapa kendaraan berupa truk pikap dan SUV juga terlihat, yang mengindikasikan bahwa mereka sengaja bepergian ke tempat itu.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Si wanita tampak disodorkan sebuah kitab Al-Qur’an, dan dia berkata kepada seorang pria, “Silahkan Anda berjalan tujuh langkah bersama saya, setelah itu Anda dapat menembak saya.”

Pria tersebut kemudian mengikuti wanita itu beberapa langkah.

Seorang petugas kepolisian setempat mengatakan bahwa si wanita tidak menangis atau memohon belas kasihan.

“Anda hanya boleh menembak saya. Tidak lebih dari itu,” kata wanita itu dalam bahasa lokal Brahavi, yang diterjemahkan oleh polisi tersebut.

Tidak jelas apa yang dimaksud oleh wanita itu dengan kata-katanya “tidak lebih dari itu”.

Pria yang tampak mengikutinya kemudian mengarahkan pistolnya dan menembak wanita tersebut ketika dia menghadapkan punggungnya ke arah si penembak.Wanita itu, yang menutupi kepala dan badannya dengan kain panjang, masih tampak berdiri tegak setelah dua tembakan dilepaskan ke arahnya dalam jarak dekat. Dia ambruk ke tanah setelah tembakan ketiga.

Setelah itu tembakan bertubi-tubi diarahkan kepadanya.

Rekaman video selanjutnya menampakkan sosok seorang pria yang tergeletak di tanah bermandikan darah, dekat dengan mayat si wanita. Sejumlah pria kemudian terlihat melepaskan banyak tembakan ke arah dua jasad tersebut.

Komisi Hak Asasi Manusia Pakistan mengatakan bahwa sepanjang tahun 2024 saja terjadi sedikitnya 405 pembunuhan “demi martabat” keluarga. Kebanyakan korban merupakan perempuan, dan pembunuhan biasanya dilakukan oleh kerabat korban yang berdalih melakukan pembunuhan itu demi membela kehormatan atau reputasi keluarga.

Pembunuhan dengan motif seperti itu banyak terjadi di Pakistan dan India. Keluarga konservatif di kedua negara tersebut tidak memperbolehkan pasangan menikah tanpa persetujuan keluarga.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BalochistanPakistan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ekuador Ekstradisi Gembong Narkoba Adolfo Macias “Fito” ke Amerika Serikat
Tulisan selanjutnya Jet Tempur Bangladesh Jatuh Menimpa Sekolah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Berita
2 September 2026 21:40
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

2 September 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?