Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Australia Larang YouTube Diakses Anak Usia di Bawah 16 Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Juli 2025 16:12 4:12 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Juli 2025 15:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Australia memberlakukan larangan YouTube diakses oleh anak berusia di bawah 16 tahun, guna melindungi anak-anak dari dampak buruk konten online.

“Anak-anak di bawah usia 16 tahun tidak dapat memiliki akun 16 tahun,” kata Perdana Menteri Anthony Albanese mengumumkan larangan tersebut hari Rabu (30/7/2025) seperti dilansir DW.

Tahun lalu, Australia menjadi negara pertama yang memberlakukan larangan media sosial bagi remaja. Media sosial yang terdampak antar lain Facebook dan Instagram milik Meta, Snapchat serta TikTok. YouTube ketika itu dikecualikan karena populer di kalangan guru.

Namun sekarang Australia membatalkan pengecualian bagi YouTube setelah badan regulator internet di negara itu menunjukkan hasil survei yang menagatan 37% anak di bawah umur terpapar konten berbahaya di platform berbagi video tersebut.

“Kami ingin anak-anaknya terlebih dahulu mengenali siapa diri mereka sebelum berbagai platform yang menduga-duga siapa mereka,” kata Menteri Komunikasi Anika Wells dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

“Ada tempat bagi media sosial, tetapi tidak ada tempat bagi algoritma predator yang menarget anak-anak,” imbuhnya.

Berdasarkan undang-undang yang disahkan pada November 2024 dan berlaku efektif per 10 Desember 2025, anak berusia di bawah 16 tahun tidak dibenarkan mengakses atau memiliki akun media sosial.

Perusaahan pengelola media sosial terancam denda sampai A$49,5 juta (€27 juta, $32 juta) apabila dinyatakan gagal menegakkan peraturan tersebut.

“Media sosial memiliki tanggung jawab sosial dsn tidak diragukan lagi anak-anak Australia terpapar dampak negatif platform-platform online. Oleh karena itu saya menegaskan untuk mengakhirnya. Saya berharap para orang tua Australia mengetahui bahwa kami mendukung mereka dari belakang,” kata Wells.

Keputusan hari Rabu itu bisa menjadi perseteruan baru dengan Alphabet, perusahaan induk Google dan YouTube yang pada 2021 mengancam akan mengakhiri layanan mereka di Australia sebagai respon atas UU yang mengharuskan mereka membayar ke media-media berita untuk konten yang muncul di mesin pencari online itu.

Menanggapi keputusan hari Rabu itu seorang juru bicara YouTube dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa YouTube bukan “media sosial”, melainkan platform berbagi video yang menyajikan konten berkualitas tinggi, yang koleksi videonya bisa diakses dengan gratis dan semakin banyak dilihat lewat layar televisi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australiayoutube
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Palestina di Gaza yang kelaparan Komite Darurat Gaza Kecam Pernyataan Mesir Terkait Bantuan dan Evakuasi Medis
Tulisan selanjutnya ‘Israel’ Memuji Kurikulum Merdeka terkait Yahudi, Ada Apa?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?