Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Menolak Dilucuti, Hamas: Senjata adalah Hak Kami

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 4 Agustus 2025 09:45 9:45 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 4 Agustus 2025 09:45
Bagikan
Puluhan ribu anggota Hamas berkumpul memperingati hari jadinya
Bagikan

Hidayatullah.com – Kelompok perlawanan Islam Palestina, Hamas, menyatakan tidak akan menyerahkan senjata mereka. Pernyataan ini membantan klaim utusan AS Steve Witkoff yang menyebut Hamas bersedia melucuti senjata.

“Menanggapi laporan yang beredar di beberapa media yang mengutip utusan AS Steve Witkoff, yang mengklaim bahwa gerakan tersebut telah menyatakan kesiapan untuk melucuti senjata, kami menegaskan kembali bahwa perlawanan dan senjatanya adalah hak nasional dan sah selama pendudukan berlanjut,” kata gerakan perlawanan Palestina pada hari Sabtu.

Hamas menegaskan bahwa hak mengangkat senjata telah ditegaskan oleh hukum dan konvensi internasional serta tidak dapat dilucuti dengan pemenuhan hak nasional Palestina.

Witkoff dalam sebuah pertemuan dengan keluarga tawanan ‘Israel’ pada Sabtu mengatakan bahwa pemerintah Benjamin Netanyahu punya rencana untuk mengakhiri perang yang juga melibatkan Hamas yang “siap melucuti senjata”.

Tanggapan Hamas bukanlah penolakan pertama mereka terhadap tuntutan ‘Israel’ agar kelompok perlawanan tersebut menyerahkan senjatanya.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

‘Israel’ baru-baru ini menggandakan tuntutannya agar Hamas menyerahkan senjata. Hamas mengatakan persenjataannya adalah “garis merah.”

Perundingan untuk pertukaran tahanan dan perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza telah tersendat.

“Kesempatan untuk memulangkan [tawanan] Israel dari Gaza] melalui sebuah perjanjian saat ini tidak tampak di cakrawala,” kata seorang sumber politik Israel kepada Channel 12 pekan lalu.

Hamas terus menuntut penarikan pasukan ‘Israel’ dari Gaza dan jaminan tegas untuk gencatan senjata permanen. Namun, Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu telah berulang kali mengatakan kepada negara-negara bahwa pertempuran akan berlanjut setelah pertukaran tawanan jika gerakan perlawanan Palestina menolak persyaratan pelucutan senjata Tel Aviv.

Negara-negara Liga Arab, Turki, dan negara-negara lain mengeluarkan pernyataan bersama pada sidang PBB di New York pada 29 Juli, yang menyerukan Hamas untuk melucuti senjata dan menyerahkan pemerintahannya atas Gaza.

Pertemuan PBB dimulai pada hari Senin, yang dibingkai sebagai upaya untuk menghidupkan kembali gagasan solusi dua negara.

Hamas sebelumnya telah mengisyaratkan kesediaannya untuk menyerahkan pemerintahan di Jalur Gaza, dan telah menyerukan upaya bersama di antara faksi-faksi Palestina untuk mencapai solusi bagi Gaza pascaperang.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASpalestinasolusi dua negara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya jamaah shalat subuh Bandit Culik Lebih dari 50 Orang di Nigeria
Tulisan selanjutnya Slovenia Jadi Negara Eropa Pertama yang Larang Perdagangan Senjata ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?