Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bandit Culik Lebih dari 50 Orang di Nigeria

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Agustus 2025 19:14 7:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Agustus 2025 19:14
Bagikan
jamaah shalat subuh
Ilustrasi Orang Bersenjata
Bagikan

Hidayatullah.com– Gerombolan bandit bersenjata memculik lebih dari 50 orang di bagian barat laut Nigeria, menurut laporan yang disusun untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dilihat oleh jurnalis AFP hari Ahad (3/8/2025).

Kawanan bandit menyerbu desa Sabon Garin Damri di negara bagian Zamfara pada hari Jumat (1/8/2025), kata laporan tersebut, serangan terbaru di daerah di mana penduduk di pedesaan sejak lama menjadi bulan-bulanan para penculik yang mencari uang dengan meminta tebusan, gerombolan kriminal penjarah dan penarik pungli.

Laporan itu mengatakan bahwa insiden tersebut merupakan kasus penculikan massal pertama di wilayah Bakura untuk tahun ini, sementara penculikan massal juga terjadi di berbagai daerah lain di Zamfara.

Krisis “bandit” di Nigeria berakar dari konflik sengketa lahan garapan antara komunitas pengembala yang nomaden dengan petani yang hidup menetap. Namun, konflik itu kemudian berubah menjadi aksi kriminal di daerah pedesaan terpencil di mana jarang terlihat ada aparat pemerintah.

Bulan lalu, bandit-bandit di Zamfara membunuh 33 orang yang diculiknya pada bulan Februari meskipun uang tebusan $33.700 sudah dibayarkan. Termasuk di antar korban terdapat tiga bayi yang tewas saat dalam tawanan, kata aparat pemerintah dan warga kepada AFP.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Sejak 2011, bandit-bandit semakin banyak yang terlibat penyelundupan dan perdagangan senjata dan konflik meluas ke kawasan Sahel, dari bagian barat laut Nigeria ke bagian utara-tengah. Geng kriminal terorganisir dan bersenjata bermunculan di bagian barat laut Nigeria, mereka mencuri hewan ternak dan aksi penculikan menjadi sumber uang.

Tidak hanya itu, geng kriminal bersenjata dengan seenaknya melakukan pungutan liar terhadap para petani dan penambang.

Dua pekan lalu, tentara Nigeria membunuh sedikitnya 95 anggota sebuah geng bersenjata lewat baku tembak dan serangan udara di negara bagian Niger.

Banyaknya kelompok kriminal bersenjata membuat aparat keamanan Nigeria kewalahan. Pemerintah di daerah-daerah terdampak kejahatan bandit terpaksa merekrut milisi-milisi anti-ekstremis guna membantu menghadapi bandit-bandit bersenjata.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:banditnigeria
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Palestina di Gaza yang kelaparan Uni Emirat Arab Mulai Garap Proyek Pipa Air Bersih untuk Gaza
Tulisan selanjutnya Menolak Dilucuti, Hamas: Senjata adalah Hak Kami

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko

Berita
5 September 2026 17:08
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?