Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Microsoft Bantu Intelijen ‘Israel’ Memata-Matai Warga Palestina dan Merancang Serangan

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 7 Agustus 2025 20:43 8:43 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 7 Agustus 2025 20:45
Bagikan
Microsoft membantu intelijen Israel memata-matai warga Palestina dan merancang serangan
Bagikan

Hidayatullah.com – Badan intelijen militer ‘Israel’, Unit 8200, telah menggunakan platform cloud Azure milik Microsoft untuk menyimpan dan menganalisis penyadapan panggilan telepon warga Palestina berskala besar. Plaform cloud adalah infrastruktur komputasi yang menyediakan layanan komputasi dan penyimpanan tanpa infrastruktur fisik.

Daftar isi
  • Perang Modern
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Berbekal kapasitas penyimpanan Azure yang hampir tak terbatas, Unit 8200 mulai membangun alat pengawasan massal baru yang canggih: sistem yang luas dan intrusif yang mengumpulkan dan menyimpan rekaman jutaan panggilan telepon seluler yang dilakukan setiap hari oleh warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat,” ungkap penyelidikan The Guardian, publikasi Palestina-Israel +972 Magazine, dan media berbahasa Ibrani Local Call.

Sistem yang telah beroperasi sejak 2022 ini dapat memproses hingga “satu juta panggilan per jam” dan telah digunakan untuk mendukung tindakan ‘Israel’ di Gaza dan Tepi Barat yang dijajah.

Kemitraan itu terjadi setelah pertemuan antara komandan unit 8200 intelijen ‘Israel’, Yossi Sariel, dan CEO Microsoft, Satya Nadella, pada tahun 2021.

Menurut The Guardian, kumpulan dokumen Microsoft yang bocor dan wawancara dengan 11 narasumber dari perusahaan dan intelijen militer Israel mengungkapkan bagaimana Azure telah digunakan oleh Unit 8200 “untuk menyimpan arsip komunikasi keseharian warga Palestina yang sangat luas ini.”

Baca Juga

Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia

Menurut tiga narasumber Unit 8200, platform penyimpanan berbasis cloud ini “telah memfasilitasi persiapan serangan udara yang mematikan dan telah membentuk operasi militer di Gaza dan Tepi Barat.”

Perang Modern

Dokumen-dokumen yang bocor dan sumber-sumber yang mengetahui sistem tersebut menunjukkan bahwa sistem tersebut menyimpan sekitar 11.500 terabyte komunikasi yang disadap — setara dengan sekitar 200 juta jam panggilan telepon.

Sistem berbasis cloud yang dipelopori oleh Sariel “telah sering digunakan bersama serangkaian alat rekomendasi target berbasis AI yang juga dikembangkan di bawah pengawasannya dan diperkenalkan pertama kali oleh militer dalam sebuah kampanye yang telah menghancurkan kehidupan sipil dan menciptakan krisis kemanusiaan yang mendalam,” tambah The Guardian.

‘Israel’ telah membunuh lebih dari 61.100 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dalam pembantaian di Gaza yang terkepung sejak Oktober 2023.

Sekitar 11.000 warga Palestina dikhawatirkan terkubur di bawah reruntuhan rumah yang hancur, menurut kantor berita resmi Palestina, WAFA.

Namun, para ahli berpendapat bahwa jumlah korban tewas sebenarnya jauh melebihi yang dilaporkan oleh otoritas Gaza, yang diperkirakan mencapai sekitar 200.000 jiwa.

Selama genosida, penjajah ‘Israel’ telah menghancurkan sebagian besar wilayah kantong yang diblokade tersebut hingga menjadi reruntuhan, dan sekaligus mengusir seluruh penduduknya.

November lalu, Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Entiotas zionis ‘Israel’ juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di wilayah kantong tersebut.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:boikotgenosida GazaHeadlineMicrosoftpalestinaPilihan RedaksiUnit 8200
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Siapkan Pulau Galang untuk Rawat 2.000 Warga Palestina
Tulisan selanjutnya Militer Myanmar Pakai Teknologi Canggih Eropa untuk Serang Militan dan Sipil

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Eurovision
Berita

Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil

Berita
6 Juni 2026 11:02
PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali

Terbaru

  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
  • PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
  • Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
  • Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun

9 Juni 2026 05:00
Berita

MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa

8 Juni 2026 21:00
Berita

Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral

8 Juni 2026 20:30
Serangan rudal Iran di Tel Aviv Israel
Berita

Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

8 Juni 2026 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?