Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

India Gandeng Perusahaan Prancis untuk Membuat Mesin Pesawat Tempur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Agustus 2025 14:44 2:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Agustus 2025 14:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– India mengandeng sebuah perusahaan Prancis untuk mengembangkan dan membuat mesin-mesin pesawat tempur di dalam negeri, kata Menteri Pertahanan.

Menteri Pertahanan Rajnath Singh pada bulan Mei menyetujui prototipe sebuah Advanced Medium Combat Aircraft (AMCA) generasi kelima, menyebutnya sebagai dorongan signifikan dalam peningkatan kapabilitas pertahanan India buatan anak bangsa.

Singh, saat berpidato dalam sebuah konferensi di New Delhi hari Jumat (22/8/2025), memaparkan tentang pengembangan mesin-mesin jet tempur karya dalam negeri.

“Kita sedang bergerak maju dalam pembuatan mesin pesawat di dalam negeri India sendiri,” kata Singh, dalam komentar yang disiarkan oleh media India seperti dilansir AFP.

“Kami berkolaborasi dengan sebuah perusahaan Prancis utnuk memproduksi mesin di India.”

Baca Juga

Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Singh tidak menyebutkan nama perusahaan itu, tetapi media India banyak yang menyebut nama Safran, yang sudah bekerja sama puluhan tahu dalam sektor aviasi dan pertahaan India.India, salah satu importir senjata terbesar dunia, menjadikan modernisasi militernya sebagai prioritas teratas, dan gencar menaikkan produksi senjata dalam negeri.

Negara berpenduduk terpadat di dunia itu beberapa tahun terakhir meningkatkan kerja sama pertahanannya dengan negara-negara Barat, termasuk melalui aliansi Quad yang dibentuknya bersama degan Amerika Serikat, Jepang dan Australia.

India pada bulan April menandatangani kesepakatan miliaran dolar untuk membeli 26 jet tempur Rafale dari perusahaan Prancis Dassault Aviation.

Pesawat baru itu nantinya akan bergabung dengan 36 jet tempur Rafale yang sudah dimiliki India dan menggantikan jet-jet tempur MiG-29K buatan Rusia.

Singh juga menjanjikan sedikitnya $100 miliar kontrak perangkat keras militer baru buatan dalam negeri pada 2033 untuk mendorong produksi dalam negeri.

Pada dekade ini India sudah membuka sebuah pabrik besar pembuatan helikopter, meluncurkan pesawat angkut buatan dalam negeri pertamanya, kapal-kapal perang dan kapal selam buatan anak bangsa, serta berhasil melakukan uji coba rudal hipersonik jarak jauh.

India, yang merupakan sekutu dekat Israel, menghadapi ancaman dari sejumlah negara tetangga, terutama Pakistan, yang pada bulan Mei berhasil menjatuhkan jet tempur Rafale milik India dengan jet tempur buatan China.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IndiaJet TempurPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya UEA Bagi Sekolah Negeri Jadi Tiga Siklus Supaya Pendidikan dan Transportasi Lancar
Tulisan selanjutnya Ganti Rugi Kebakaran Kilang Hunt Oil Lanjutkan Operasi Penambangan Minyak di Kurdistan Iraq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

Berita
19 Oktober 2026 21:48
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

19 Oktober 2026 16:57
Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

19 Oktober 2026 12:57
drone peledak Houthi
Berita

Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain

19 Oktober 2026 12:54
Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

17 Oktober 2026 10:07
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?