Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Toyoake Jepang Bermaksud Batasi Penggunaan Ponsel Penduduk 2 Jam Sehari

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Agustus 2025 17:12 5:12 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Agustus 2025 17:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah kota kecil di bagian tengah Jepang bermaksud membatasi penggunaan ponsel oleh warganya hanya 2 jam sehari, sebuah usulan yang dimaksudkan untuk meredam kecanduan digital di daerah berpenduduk 69.000 jiwa itu.

Usulan tersebut, yang diyakini yang pertama di Jepang, saat ini sedang diperdebatkan di parlemen setempat setelah diajukan oleh pemerintah Toyoake awal pekan ini.

Kepala daerah Toyoake mengatakan proposal itu – yang hanya akan diberlakukan di luar jam kerja dan sekolah – tidak akan ditegakkan secara ketat melainkan ditujukan untuk mendorong warganya untuk mengurangi dan mengatur penggunaan gadget mereka.

Tidak akan ada hukuman karena melanggar peraturan itu, yang akan diloloskan pada bulan Oktober apabila diterima oleh anggota dewan.

“Batasan dua jam sehari… semata-mata hanya panduan… untuk memberiman dorongan kepada masyarakat,” kata Masafumi Koki, wali kota Toyoake, dalam sebuah pernyataan seperti dilansir BBC Kamis (28/8/2025).

Baca Juga

Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Penggunaan ponsel pintar saat aktivitas selain hiburan, seperti menonton video saat memasak atau berolahraga, belajar online dan berlatih untuk turnamen e-sport, tidak akan dihitung ke dalam dua jam tersebut, kata Masafumi Koki.

Koki mengakui adanya manfaat ponsel pintar dalam kehidupan sehari-hari, tetapi dia menyoroti sebagian pelajar menjadi malas ke sekolah jika tidak membawa ponsel. Orang dewasa juga banyak yang kurang tidur atau tidak cukup berkomunikasi dengan keluarga karena mereka sibuk dengan ponsel dan tabletnya.

Proposal itu mengusulkan agar siswa sekolah dasar berhenti menggunakan gawai pada pukul 21:00 sementara siswa yang lebih tua dan orang dewasa harus berhenti pada pukul 22:00.

Lebih dari 120 warga menelepon dan mengirim email kepada otoritas setempat selama masa konsultasi, menurut media berita Jepang Mainichi, dengan mayoritas (80%) mengaku tidak senang dengan proposal tersebut. Namun, sebagian warga ada yang mendukungnya.

Banyak anggota masyarakat mengutarakan ketidaksetujuan mereka dengan RUU itu di media sosial. “Kita bahkan tidak bisa membaca sebuah buku atau menonton film dengan waktu dua jam,” kata seorang warganet seperti dikutip Japan Times.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jepangponsel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya aksi demonstrasi No Azure for Apartheid oleh karyawan Microsoft Karyawan Microsoft Dipecat usai Tolak Proyek Pengawasan untuk ‘Israel’
Tulisan selanjutnya BMH Raih BAZNAS Award 2025 BMH Raih BAZNAS Award 2025

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Terbaru

  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

21 Juli 2026 10:00
senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

21 Juli 2026 06:30
Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

20 Juli 2026 17:00
Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?