Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jumlah Tunawisma Anak di Prancis Meningkat Tajam

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Agustus 2025 10:52 10:52 am
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Agustus 2025 10:52
Bagikan
visa
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah laporan yang disusun Unicef Prancis dan Federation of Solidarity Actors (FAS), sebuah jaringan peduli tunawisma dan kalangan rentan, mengatakan tunawisma di kalangan anak-anak naik enam persen dalam setahun dan 30 persen sejak 2022.

Pada 18 Agustus, sebanyak 2.159 anak – termasuk 503 di antaranya berusia di bawah 3 tahun – tidak memiliki tempat untuk tidur secara layak.

Angka itu diyakini lebih rendah dari kenyataan, karena hanya mencakup anak-anak yang orang tuanya melapor ke layanan 115, nomor telepon darurat bagi tunawisma.

“Mereka terdiri dari semua macam anak-anak, tetapi yang paling meresahkan kami adalah peningkatan jumlah di kalangan anak yang masih sangat belia,” kata Adeline Hazan, presiden of Unicef France, berbicara kepada RFI.

“Antara 500 dan 600 anak berusia di bawah tiga tahun, dan jumlahnya meningkat cepat, demikian pula dengan ibu tunggal yang memiliki sejumlah anak,” paparnya seperti dikutip RFI Jumat (29/8/2025).

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Bagi Jayyed, anak berusia 11 tahun yang tiba di Lyon dari Italia lima tahun silam, kehidupan di jalan merupakan penderitaannya sehari-hari. “Kami tidur di atas selembar kecil kardus. Saya susah tidur, karena khawatir diserang oran,” kata bocah lelaki itu kepada AFP.

“Berangkat ke sekolah, saya tidak bisa mandi, hanya mencuci tangan di pancuran,” paparnya.

Berkat organisasi peduli tunawisma anak Jamais sans toit yang berbasis di Lyon, keluarganya mendapatkan tempat bernaung berupa sebuah rumah yang dipinjamkan oleh sebuah asosiasi.

Para aktivis masih banyak anak lain yang mengalami hal serupa Jayyed.

Eléonore Schmitt dari Abbé Pierre Foundation, lembaga swadaya masyarakat yang fokus di bidang perumahan, mengatakan kepada RFI bahwa kenaikan jumlah tunawisma anak menunjukkan tidak ada upaya yang dilakukan oleh pemerintah.

“Jelas sekali tidak ada kemauan politik. Kami menyeru dengan keras supaya diambil tindakan segera, karena situasi seperti ini sudah berlangsung terlalu lama. Anak-anak yang memasuki usia sekolah dan banyak lainnya melewati sepanjang tahun tanpa ada atap yang menaungi kepala mereka,” paparnya.

Kondisi tunawisma pada anak menyebabkan banyak masalah turunan. Mereka akan terlambat mendapatkan pendidikan formal, mengalami beragam masalah kesehatan, dan pada sebagian kasus mereka putus sekolah. “Ini soal masa depan anak-anak – dan yang berarti juga masa depan kita,” kata Juliette Murtin dari Jamais sans toit.

Kelompok advokasi kalangan tunawisma meminta pemerintah untuk menyediakan tempat penampungan yang bisa memuat sedikitnya 10,000 orang, termasuk 1.000 untuk wanita hamil dan wanita yang baru melahirkan anak.

Auvergne-Rhône-Alpes, Occitanie dan Île-de-France termasuk wilayah Prancis dengan jumlah tunawisma terbanyak.

Di wilayah Uni Eropa dan Inggris, sedikitnya 400.000 anak di bawah umur merupakan tunawisma dan jutaan anak lainnya tinggal di rumah yang tidak layak huni, menurut data European Federation of National Organisations Working with the Homeless (Feantsa).

Unicef mengatakan situasinya mengkhawatirkan terutama di negara Inggris, Jerman dan Prancis.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakPrancisTunawisma
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perdana Menteri Houthi Yaman Terbunuh dalam Serangan Israel
Tulisan selanjutnya Museum Bosnia Sumbangkan Penjualan Tiket untuk Gaza, Kelompok Yahudi Marah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

2 Juni 2026 17:20
Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

1 Juni 2026 15:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?