Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pihak Asing Diduga Dalang Peletakan Kepala Babi di Sejumlah Masjid di Paris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 September 2025 16:27 4:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 September 2025 16:19
Bagikan
Teror kepala babi di masjid Paris Prancis
Bagikan

Hidayatullah.com– Kasus peletakan sembilan kepala babi di luar sejumlah masjid di Paris pada Senin (8/9/2025) malam menyulut perdebatan panas tentang Islamofobia di Prancis. Namun, hari Rabu (10/9/2025) pihak kejaksaan mengungkap bahwa dua warga asing diduga berada di balik kasus tersebut, yang dikualifikasikan sebagai upaya untuk menyulut kerusuhan di dalam negeri.

Kasus itu mulai terungkap ketika seorang petani dari daerah Normandi melapor ke pihak berwenang, mengatakan bahwa dua pria yang mengendarai sebuah mobil berplat nomor Serbia membeli dua belas kepala babi darinya.

Kantor kejaksaan Paris mengatakan kepada EuroVerify bahwa rekaman CCTV mengkonfirmasi klaim yang dikatakan petani tersebut, mengungkap bahwa dua individu yang sama bepergian ke Paris dengan kendaraan itu pada Senin malam, sebelum meletakkan kepala-kepala babi di beberapa masjid di Paris, serta empat lainnya di daerah pinggiran ibu kota di Montreuil, Montrouge, Malakoff dan Gentilly, lansir Euronews Jumat (12/9/2025).

Nama belakang Presiden Prancis Emmanuel Macron dikabarkan tertera di salah satu kepala babi itu, menurut laporan media Prancis.

Para tersangka diyakini sudah keluar dari wilayah Prancis menyeberang ke perbatasan Belgia pada Selasa pagi. Pada saat yang sama, pihak kejaksaan mengatakan kepada EuroVerify bahwa mereka tampaknya menggunakan nomor telepon Kroasia, yang terlacak menyebarangi perbatasan Prancis-Belgia.

Baca Juga

BEM Psikologi UI Sebut “Homoseksualitas Normal”, Psikolog Memberi Bantahan
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
DSKS Desak DPRD Solo Dorong Regulasi Tegas soal LGBT, DPRD Siap Kaji
Pemkot Bukittinggi Gandeng HDM Persempit Ruang Gerak LGBT dan Berantas Narkoba
MUI dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Dakwah

Pihak kejaksaan melakukan investigasi kasus itu, yang disinyalir dilakukan untuk kepentingan kekuatan asing atau perusahaan atau organisasi yang dikendalikan oleh pihak asing. Insiden itu juga ditangani sebagai kasus upaya menyulut kebencian atau kekerasan berdasarkan etnis, kebangsaan, ras atau agama. Tuduhan-tuduhan itu dapat dipidanakan dengan ancaman hukuman enam tahun untuk kasus yang berkaitan dengan pihak asing dan satu tahun penjara untuk kasus kekerasan dengan alasan kebencian.

Insiden semacam itu sebelumnya sudah pernah terjadi beberapa kali.

Hari Selasa (9/9/2025) ketika kabar tentang kepala bab itu menjadi perhatian media nasional dan internasional, Kepala Kepolisian Paris Laurent Nuñez mengatakan orang mau tidak mau membandingkan kasus itu dengan beberapa peristiwa sebelumnya, yang terbukti dilakukan oleh pihak asing.

Sementara investigasi kepala babi itu masih berlangsung, serangkaian peristiwa serupa terjadi di Prancis kurun beberapa tahun terakhir, dan Rusia diduga terlibat atau ikut mengatur pelaksanaannya.

Pada bulan Juni tahun ini, tiga sinagoge, sebuah restoran Yahudi dan sebuah bangunan memorial Holocaust yang terletak di distrik Marais dan arrondisemen ke-20 dikotori dengan cat hijau. Tiga warga negara Serbia yang dildikabarkan bersiap untuk meninggalkan Prancis akhirnya diringkus di daerah Alpes-Maritimes di selatan Prancis.

Dalam insiden lain yang menjadi kepala berita pada Mei 2024, cetakan tangan berwarna merah mencemari Holocaust Memorial di Paris. Pihak berwenang mengidentifikasi tiga warga Bulgaria sebagai tersangka dalam kasus itu, sementara laporan koran Le Canard Enchaîné mengatakan pihak penyidik mencurigai ada keterlibatan Moskow di balik rentetan vandalisme itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:babimasjidParisPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dewan Keamanan PBB 142 Negara PBB Akui Palestina Merdeka, Israel dan AS Menolak
Tulisan selanjutnya Trump Desak Anggota NATO Berhenti Membeli Minyak Rusia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir

Berita
2 Juli 2026 21:51
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
BEM Psikologi UI Sebut “Homoseksualitas Normal”, Psikolog Memberi Bantahan

Terbaru

  • BEM Psikologi UI Sebut “Homoseksualitas Normal”, Psikolog Memberi Bantahan
  • OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
  • DSKS Desak DPRD Solo Dorong Regulasi Tegas soal LGBT, DPRD Siap Kaji
  • Pemkot Bukittinggi Gandeng HDM Persempit Ruang Gerak LGBT dan Berantas Narkoba
  • UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
  • MUI dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Dakwah
  • Pemerintah, DPR, dan MUI Sambut Positif Wacana RUU Pidana LGBT
  • Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
  • Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
  • Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pemerintah, DPR, dan MUI Sambut Positif Wacana RUU Pidana LGBT

3 Juli 2026 20:45
Berita

Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza

2 Juli 2026 21:00
Berita

Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026

2 Juli 2026 20:20
Berita

Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza

2 Juli 2026 19:40
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?