Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

22 Persen Yahudi ‘Israel’ Dukung Usir Warga Palestina ke Luar Negeri

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 16 Agustus 2026 22:33 10:33 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 17 Agustus 2026 06:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Survei terbaru menemukan bahwa 22 persen warga Yahudi ‘Israel’ mendukung pencaplokan Gaza dan mengusir warganya ke negara lain.

Melansir MEMO pada Ahad (16/08/2026), survei oleh Jewish People Policy Institute (JPPI) juga menemukan bahwa 39 persen warga Yahudi ‘Israel’ mendukung aneksasi seluruh wilayah Tepi Barat, dan 35 persen mendukung pembagian wilayahnya.

Melibatkan 748 responden, baik warga Arab maupun Yahudi. Sementara itu, 21 persen mendukung pembentukan negara Palestina di wilayah berpenduduk mayoritas Arab, dan 14 persen mendukung aneksasi wilayah tersebut ke Yordania.

Beberapa hari setelahnya, militer AS menerbitkan sebuah peta Timur Tengah yang menunjukkan Tepi Barat dan Gaza sebagai bagian dari Israel, sebelum merevisi akibat kritik dari warganet.

Peta yang ditampilkan menyertai laporan CENTCOM terkait kunjungan 10 hari Komandan BRad Cooper ke Timur Tengah.

Baca Juga

MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi

Media Rusia, Sputnik, mengomentari unggahan tersebut dengan menyatakan bahwa CENTCOM “tampaknya kembali gagal dalam pelajaran geografi, karena mengunggah peta Timur Tengah yang menampilkan Jalur Gaza dan Tepi Barat sebagai wilayah Israel”.

CENTCOM tampaknya telah memperbaiki peta tersebut. Saat pernyataan itu diakses, Tepi Barat yang diduduki ditampilkan terpisah dari Israel, meskipun Gaza tidak ditandai sebagai wilayah terpisah.

Seorang pengguna X menyoroti fakta bahwa Israel merupakan bagian dari cakupan wilayah CENTCOM.

Hal ini terjadi di tengah berlanjutnya perang genosida ‘Israel’ terhadap warga Palestina di Jalur Gaza, meskipun terdapat kesepakatan gencatan senjata yang didukung AS dan mulai berlaku pada Oktober 2025.

Pasukan ‘Israel’ belum menarik diri dari wilayah-wilayah yang mereka duduki dan terus memperluas wilayah di bawah kendali mereka. Di Tepi Barat yang diduduki, ‘Israel’ berupaya “mengubur gagasan tentang negara Palestina” dengan memperluas permukiman ilegal serta mendukung kekerasan yang dilakukan oleh para pemukim dan militer terhadap warga Palestina—tindakan yang menurut kelompok hak asasi manusia dan warga Palestina bertujuan untuk melakukan pembersihan etnis.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazaisraelJajak pendapatJalur Gazasurvei
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Iran Hadiahi Rp480 Juta Warganya yang Berhasil Tangkap atau Bunuh Tentara AS
Tulisan selanjutnya Turki dan Saudi Perkuat Kerjasama Energi, Usai Sepakati Pakta Pertahanan Makkah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia

Berita
26 September 2026 17:18
Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi
UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Keilmuan
Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran

Terbaru

  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
  • Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China

1 Oktober 2026 06:53
Berita

Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq

30 September 2026 21:34
Berita

Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

30 September 2026 20:05
Berita

Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah

30 September 2026 19:02
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?