Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Radikalisasi Online Marak, Singapura Perkuat Rehabilitasi Pemuda

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 September 2025 11:04 11:04 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 September 2025 11:04
Bagikan
Game ‘World of Warcraft’
Bagikan

Hidayatullah.com– Singapura akan memperkuat upaya rehabilitasi di tengah maraknya radikalisasi mandiri secara online di kalangan pemuda, kata Perdana Menteri Lawrence Wong.

“Sekarang kita harus melakukan lebih dari sekedar konseling agama Islam karena orang Singapura semakin banyak yang terpapar ideologi ekstremis yang lebih luas,” kata Wong dalam jamuan makan siang apresiasi tahunan bagi sukarelawan Kementerian Dalam Negeri hari Sabtu 13 September 2025 seperti dilansir CNA.

Guna mengatasi radikalisasi yang belakangan marak dilakukan melalui internet, pihak berwenang Singapura melakukan intervensi, termasuk dalam bentuk mentroship, program kesejahteraan siber dan pelatihan ketrampilan sosial.

Dalam paparannya Wong menyebut contoh keberhasilan program rehabilitasi itu, di mana seorang pemuda Kristen yang ditangkap pada tahun 2020 karena membuat rencana penyerangan atas masjid menjalani rehabilitasi dan akhirnya sekarang sedang menempuh kuliah di sebuah lembaga pendidikan.

Masalah isolasi sosial juga menjadi bagian dari radikalisasi di kalangan pemuda, kata Wong.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Mereka berpaling ke sumber-sumber online untuk mencari makna dan justru menemukan materi-materi ektremis, yang kemudian membuat mereka terperdaya hilang arah. Guna menanggulangi hal itu, kita perlu memupuk rasa kebersamaan, koneksi manusiawi dan kepercayaan,” kata Wong.

Sejak 2015, sebanyak 18 pemuda berusia 14 sampai 20 tahun diproses hukum berdasarkan UU keamanan dalam negeri Singapura ISA. Kebanyakan kasus muncuk kurun lima tahun terakhir.

Pada salah satu kasus terbaru melibatkan seorang pemuda berusia 30-an tahun yang berencana bergabung dengan kelompok bersenjata di Suriah dan Turki, sementara seorang remaja lelaki berusia 14-an tahun yang mengidentifikasikan dirinya sebagai incel diketahui terpapr ideologi ISIS dan ekstremisme kanan-jauh – yang merupakan kasus radikalisasi mandiri ideologi campuran pertama yang terjadi di Singapura.

Menurut Wong, konten ektremis online bisa diwujudkan di dunia nyata secara cepat. Dia menyontohkan pembunuhan aktivis politik Charlie Kirk di Amerika Serikat.

“Apabila Anda mendapati orang yang dikasihi terpapar ideologi ektremis, tolong segera melapor supaya mereka bisa mendapatkan pertolongan,” pesan Wong.

“Semakin kita bersatu, semakin kita teguh dan mampu untuk menghadapi kekuatan yang memecah belah ini,” imbuhnya.

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:singapura
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Coca-Cola Icecek Kehilangan Kekuatan di Dua Pasar Besar Disebabkan Seruan Boikot Israel
Tulisan selanjutnya Gegara Dukung Hamas dan Hizbullah, Kneecap Dilarang Masuk Kanada

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?