Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kanselir Merz Bilang Jerman Tidak Punya Masa Depan Jika Tanpa Orang Yahudi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 September 2025 11:01 11:01 am
Ama Farah
Dipublikasikan 21 September 2025 11:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kelompok Yahudi di Jerman mendesak pemerintah negara itu untuk terus memberikan dukungan kepada negara Israel, sementara Kanselir Friedrich Merz memperingatkan bahwa tidak ada masa depan bagi negara Jerman jika tidak ada orang Yahudi di negara itu.

Central Council of Jews in Germany hari Rabu (18/9/2025) menyeru pemerintah di Berlin supaya terus memberikan dukungan kepada Israel “tanpa syarat”. Hal itu disampaikan ketika Kanselir Merz menghadiri perayaan ke-75 tahun pendirian organisasi tersebut di Frankfurt.

Central Council of Jews in Germany didirikan di Frankfurt, lima tahun setelah Perang Dunia Kedua berakhir. Organisasi itu menganggap dirinya sebagai perwakilan politik, sosial dan agama bagi komunitas Yahudi di Jerman.

“Jerman harus tegas berdiri di sisi Israel,” kata Josef Schuster, presiden organisasi itu seperti dilansir DW.

Schuster menyeru Merz supaya tidak “terpecah perhatiannya dari jalur itu” baik oleh negara-negara Eropa maupun individu.Sejak perah konflik di Gaza Oktober 2023, Jerman selalu berada di pihak Israel dan menjadi salah satu pendukung penting Tel Aviv.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Merz mengatakan sebagian kritik terhadap Israel selama ini merupakan antisemitisme. Pemerintahan Merz lebih vokal dibandingkan pemerintahan sebelumnya dalam kritiknya terhadap peperangan Israel di Jalur Gaza. Meskipun demikian, Merz menentang sanksi-sanksi yang dijatuhkan Uni Eropa terhadap Israel terkait serangannya terhada wilayah Palestina.

Merz menolak “kritik Israel” apabila dijadikan preteks untuk antisemitisme.

Kritik terhadap pemerintah Israel harus dimungkinkan, kata Merz, “tapi negara kita melukai jiwanya sendiri ketika kritik itu menjadi preteks bagi kebencian terhadap yahudi – atau bahkan ketika hal itu mengarah pada tuntutan supaya Republik Federal ini berpaling dari Israel.”

Merz juga mendesak masyarakat Jerman untuk menunjukkan keberaniannya ketika menyaksikan antisemitisme, rasisme atau diskriminasi.

“Republik Federal ini sudah tercerabut dari akarnya selamanya jika tidak ada kehidupan orang Yahudi dan kebudayaan Yahudi di negara kita,” imbuh Kanselir Jerman itu.

Dalam pesannya yang ditujukan kepada orang-orang Yahudi di Jerman, Merz mengatakan bahwa tanpa mereka, “tidak ada masa depan yang cerah bagi Republik Federal” Jerman.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jemranyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bawa Anak ke Suriah Gabung ISIS 3 Wanita Prancis Diadili
Tulisan selanjutnya Inggris, Australia, dan Kanada mengakui negara Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?