Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sering Berbuat Onar, Suporter Maccabi Tel Aviv Dilarang Tandang

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2025 10:39 10:39 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 17 Oktober 2025 10:39
Bagikan
Suporter Maccabi Tel Aviv 'Israel' sebelum pertandingan UEFA League melawan Ajax, Amsterdam, Belanda, 7 November 2024 (Foto EPA)
Bagikan

Hidayatullah.com – Klub sepak bola Aston Villa, melarang suporter Maccabi Tel Aviv untuk bertandang pada laga Europa League pada November mendatang. Larangan tersebut, menurut klub Liga Premier Inggris itu, diambil karena alasan keamanan.

Daftar isi
  • Pembuat onar
  • Standar Ganda
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Aston Villa dapat mengonfirmasi bahwa klub telah diberitahu bahwa tidak ada penggemar tandang yang boleh menghadiri pertandingan Liga Europa UEFA melawan Maccabi Tel Aviv pada hari Kamis, 6 November, sesuai instruksi dari Safety Advisory Group (SAG),” bunyi pernyataan Aston Villa pada Kamis (16/10/2025).

“Setelah pertemuan sore ini, SAG telah secara resmi menulis surat kepada klub dan UEFA untuk memberi tahu bahwa tidak ada penggemar tandang yang diizinkan menghadiri Villa Park untuk pertandingan ini,” tambah pernyataan tersebut.

Langkah ini diambil di tengah semakin kuatnya tekanan terhadap ‘Israel’ atas genosida mereka di Gaza, dengan hampir setiap pertandingan yang diikuti tim tersebut diwarnai demonstrasi pro-Palestina.

Meski begitu, larangan tandang itu dikecam oleh PM Inggris Keir Starmer. Ia menuduh klub dan pihak berwenang terkait bersikap anti-semit.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Keputusan itu juga mendapat kecaman dari Menlu ‘Israel’ Gideon Saar. Dia mendesak pemerintah Inggris untuk mencabut larangan tersebut.

“Keputusan yang memalukan! Saya mendesak pihak berwenang Inggris untuk membatalkan keputusan pengecut ini!” katanya di X.

Pembuat onar

Suporter Israel yang menonton pertandingan tandang di seluruh Eropa semakin menjadi masalah, terutama sejak dimulainya genosida ‘Israel’ di Gaza, karena perilaku agresif dan sikap mereka.

Pada bulan September, ibu kota Belanda, Amsterdam, melarang masuk suporter Maccabi Tel Aviv ke kota tersebut jika mereka dianggap berkontribusi pada “pendudukan atau rasisme.”

Langkah ini diambil setahun setelah suporter Maccabi Tel Aviv berbuat onar dan memicu kekerasan di kota tersebut saat pertandingan melawan Ajax Amsterdam, di mana mereka merobek bendera Palestina di properti pribadi.

Video yang dibagikan secara luas di media sosial menggambarkan suporter Maccabi tidak hanya merusak properti pribadi tetapi juga menyerang seorang sopir taksi lokal dan bahkan berhadapan dengan petugas penegak hukum.

Laporan lain mengatakan para hooligan Israel dilaporkan menyanyikan yel-yel: “Biarkan IDF (tentara Israel) memperkosa orang Arab” dan “Tidak ada sekolah di Gaza karena tidak ada anak-anak yang tersisa.”

Standar Ganda

Badan penyelenggara sepak bola, FIFA, baru-baru ini mendapat tekanan setelah banyak pihak mendesaknya untuk melarang ‘Israel’ berkompetisi di kompetisi internasional.

Namun, FIFA mengatakan tidak akan melarang Israel karena “tidak dapat menyelesaikan masalah geopolitik.”

Banyak pihak menuduh FIFA menerapkan standar ganda setelah menolak melarang Israel, sementara segera melarang Rusia atas perangnya di Ukraina.

Sejumlah pihak lain mulai menuntut agar larangan Rusia dicabut.

Di sisi lain, para penggemar terus menekan. Para penggemar Norwegia mengubah Stadion Ullevaal menjadi lautan bendera Palestina saat mereka menang 5-0 atas Israel di kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 11 Oktober.

Pada 15 Oktober, sekitar 10.000 demonstran pro-Palestina dari Italia berdemonstrasi menentang pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan ‘Israel’.

Polisi merespons aksi tersebut dengan keras, menembakkan meriam air dan gas air mata.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aston VillaEuropa LeagueLiga EropaMaccabi Tel Avivsepak bola
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Tegaskan Produk Non-halal Masih Boleh Dijual Asal….
Tulisan selanjutnya ASEAN di Persimpangan: Bisakah KL 2025 Menegakkan Keadilan, Hak, dan Repatriasi bagi Rohingya?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?