Hidayatullah.com– Seorang jamaah umrah ditangkap setelah video yang menampakkan dirinya mendorong seorang petugas sekuriti di Masjidil Haram viral di media sosial.
Kepala Urusan Agama Dua Masjid Suci mengeluarkan pernyataan yang berisi penegasan tentang tugas dan tanggung jawab dari para petugas di sana, serta peringatan kepada publik tentang kewajiban setiap pengungjung dua masjid suci.
Sebuah video yang menampakkan seorang pria berpakaian ihram berbicara dengan suara berteriak di depan muka seorang petugas keamanan, yang kemudian berusaha mendorongnya menjauhi kerumunan jamaah. Meskipun petugas itu sudah berulang kali memperingatkan, pria tersebut masih terus bersiteru dengan petugas.
Setelah videonya viral, Pasukan Khusus untuk Keamanan Haji dan Umrah mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa pria di dalam video itu sudah ditangkap karena “melanggar peraturan dan prosedur yang berlaku di dalam Masjidil Haram”. Tindakan hukum juga sudah dilakukan terhadap individu bersangkutan, imbuh pernyataan itu seperti dilansir Khaleej Times Rabu (5/11/2025).
Menyusul kejadian itu, Kepala Urusan Agama Dua Mesjid Suci Syaikh Dr. Abdul Rahman Al-Sudais dalam sebuah pernyataan mengatakan adalah kewenangan pihaknya untuk memastikan setiap jamaah pengunjung masjid untuk mematuhi peraturan yang berlaku, dan setiap pengunjung juga memiliki kewajiban untuk mengikuti arahan yang diberikan.
Di bagian akhir dari pernyataan itu, Syaikh Sudais menegaskan bahwa masalah keamanan adalah garis batas merah yang tidak dapat dilanggar.*




