Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bencana Kekeringan di Iran, Air di Waduk Kota Mashhad Tinggal 3%

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 November 2025 18:51 6:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 November 2025 18:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Air di dalam waduk penyimpan cadangan air bagi penduduk kota Mashhad di bagian timur laut Iran hanya tinggal kurang dari 3% menurut sejumlah laporan, menunjukkan kekeringan parah sedang melanda negeri Persia itu.

“Cadangan air waduk-waduk di Mashhad menurun menjadi kurang dari 3%,” kata Hossein Esmaeilian, pimpinan eksekutif perusahaan air di kota kedua terbanyak penduduknya di Iran itu, kepada kantor berita ISNA.

“Mengingat situasi saat ini pengelolaan penggunaan air bukan lagi sekadar anjuran – melainkan sudah menjadi suatu keharusan,” imbuhnya, seperti dilansir AFP Ahad (9/11/2025).

Mashhad, tempat tinggal sekitar 4 juta orang dan merupakan kota paling suci di Iran, mengandalkan empat waduk sebagai sumber airnya. Esmaeilian mengatakan konsumsi air di kota itu mencapai sekitar 8.000 liter per detik, yang mana sebanyak sekitar 1.000 sampai 1.500 liter per detik dipasok dari waduk-waduk tersebut.

Pada akhir pekan kemarin, pihak berwenang di Teheran memperingatkan penduduk akan kemungkinan dilakukannya pemotongan pasokan air bergilir di ibu kota karena negeri mereka sedang terjadi kekeringan terburuk dalam beberapa dekade terakhir. Presiden Masoud Pezeshkian memperingatkan bahwa tanpa curahan hujan sebelum musim dingin, penduduk Teheran terancam harus dievakuasi.

Baca Juga

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Di ibu kota, lima waduk besar pemasok air minum saat ini sedang dalam status kritis, di mana satu waduk kosong dan satu lainnya hanya tersisa kurang dari 8 persen, kata para pejabat.

“Apabila masyarakat dapat mengurangi konsumsi 20%, tampaknya masih memungkinkan untuk mengendalikan situasi ini tanpa harus melakukan rasionalisasi air,” kata Esmaeilian, seraya memperingatkan bahwa mereka yang konsumsinya paling tinggi akan mengalami pemangkasan lebih dahulu.

Di seluruh Iran, 19 waduk besar – sekitar 10 persen dari penampung cadangan air negeri itu – sudah kering, kata Abbasali Keykhaei dari Iranian Perusahaan Pengelola Sumber Daya Air pada akhir Oktober, menurut laporan kantor berita Mehr.

Krisis air terjadi setelah negeri Iran tidak mendapatkan curahan hujan selama berbulan-bulan. Pada musim panas tahun ini, pihak berwenang bahkan beberapa kali mengumumkan hari libur di Teheran guna memangkas konsumsi air dan energi yang melonjak selama gelombang panas melanda wilayah itu.

Hari Ahad (9/11/2025), sejumlah koran lokal mengkritik apa yang mereka sebut sebagai politisasi pengambilan keputusan dalam penanggulangan krisis air.

Koran reformis Etemad menuding penunjukan para manajer yang tidak kompeten di institusi-institusi terkait sebagai salah satu penyebab krisis air di Iran.

Sementara koran Shargh mengatakan, “Iklim dikorbankan demi politik.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:iran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Baru Saja Dihajar Kalmaegi Filipina Dihantam Topan Fung-wong 1,4 Juta Orang Dievakuasi
Tulisan selanjutnya Arab Saudi Tanam Ribuan Pohon di Perbatasan Utara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?