Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Uni Afrika: Korban Pertama Boko Haram adalah Muslim, Bukan Kristen

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 13 November 2025 16:58 4:58 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 13 November 2025 17:00
Bagikan
Boko Haram dan pelajar-pelajar Chibok yang diculik.
Bagikan

Hidayatullah.com – Komisi Uni Afrika menyangkal tuduhan Presiden AS Donald Trump yang menyebut bahwa “sejumlah besar” penganut Kristen dibunuh di Nigeria. Bahkan, menurut Ketua Komisi Uni Afrika, umat Islam-lah yang paling pertama menjadi korban.

Daftar isi
  • Tuduhan Trump
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Apa yang terjadi di Nigeria utara tidak ada hubungannya dengan jenis kekejaman yang kita lihat di Sudan atau di beberapa bagian timur Republik Demokratik Kongo,” kata Mahmoud Ali Youssouf kepada para wartawan di Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, merujuk pada Republik Demokratik Kongo pada Rabu (12/11/2025).

“Pikirkan dua kali sebelum… membuat pernyataan seperti itu,” katanya. “Korban pertama Boko Haram adalah Muslim, bukan Kristen.”

Kelompok radikal bersenjata Boko Haram juga telah meneror Nigeria timur laut, sebuah pemberontakan yang telah menewaskan puluhan ribu orang selama 15 tahun terakhir.

Para pakar hak asasi manusia mengatakan sebagian besar korban Boko Haram adalah Muslim.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Tuduhan Trump

Pada awal bulan ini, Donald Trump mengatakan ia telah meminta Departemen Pertahanan untuk bersiap menghadapi kemungkinan aksi militer “cepat” jika Nigeria gagal menindak tegas pembunuhan umat Kristen. Ia tidak memberikan bukti spesifik apa pun atas tuduhannya.

Trump bahkan mengancam akan “menghentikan semua bantuan dan asistensi ke Nigeria, dan mungkin akan masuk ke negara yang kini ternoda itu, ‘senjata membara’, untuk sepenuhnya membasmi” para teroris “yang melakukan kekejaman mengerikan ini”.

Kementerian Luar Negeri Nigeria mengatakan negara itu akan terus memerangi ekstremisme kekerasan dan berharap Washington akan tetap menjadi sekutu dekat, dengan mengatakan bahwa Nigeria “akan terus membela semua warga negara, tanpa memandang ras, keyakinan, atau agama”.

Nigeria, yang memiliki lebih dari 200 kelompok etnis yang menganut agama Kristen, Islam, dan agama tradisional, memiliki sejarah panjang hidup berdampingan secara damai. Namun, Nigeria juga mengalami peningkatan kekerasan antar kelompok, yang seringkali diperburuk oleh perpecahan etnis atau konflik memperebutkan sumber daya yang langka.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfrikaDonald TrumpMuslimnigeria
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Trump Surati Presiden ‘Israel’, Minta Ampuni Kasus Korupsi Netanyahu
Tulisan selanjutnya Polisi Spanyol Rontokkan Drone Narkoba dari Maroko

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Berita
3 September 2026 09:53
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?