Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Konferensi Al-Aqsha di Istanbul Tekankan Tanggung Jawab Umat dan Perspektif Maqashid Syariah

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Desember 2025 10:34 10:34 am
Ahmad
Dipublikasikan 15 Desember 2025 10:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Konferensi Internasional Ketiga Yayasan Amanah Al-Aqsha digelar pada 13–14 Desember 2025 di Wow Istanbul Convention Center, Turki.

Forum internasional ini mempertemukan para ulama, dai, akademisi, dan aktivis dari berbagai negara untuk membahas kondisi Masjid Al-Aqsha, Al-Quds, dan Palestina di tengah meningkatnya tekanan politik, normalisasi, serta krisis kemanusiaan yang berkepanjangan.

Ketua Yayasan Amanah Al-Aqsha, Syaikh Dr. Isham Al-Basyir, dalam pidato pembukaan menegaskan bahwa Masjid Al-Aqsha merupakan hak umat Islam dan menjadi tolok ukur kesadaran serta jati diri umat.

“Ancaman terhadap Al-Quds saat ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menyasar kesadaran kolektif melalui penghapusan identitas, pemalsuan sejarah, dan pengosongan penduduk asli kota suci tersebut,” ujar Syaikh Isham.

Imam Besar Masjid Agung Aljazair, Syaikh Muhammad Al-Ma’mun Al-Qasimi Al-Hasani, menyatakan bahwa Al-Quds dan Masjid Al-Aqsha adalah “timbangan kejujuran umat”.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Ia menilai bahwa sikap diam terhadap apa yang terjadi di Palestina sama dengan membiarkan proses penghapusan sejarah dan identitas berlangsung tanpa perlawanan.

Dalam pemaparannya, Dr. Isham Al-Basyir juga menegaskan keterkaitan antara Gaza dan Al-Quds. Menurutnya, situasi di Gaza tidak dapat dipisahkan dari konteks pembelaan terhadap Masjid Al-Aqsha.

Ia juga menyebut keteguhan rakyat Gaza sebagai bukti bahwa solidaritas umat masih hidup di tengah tekanan dan kompromi politik.

Pandangan tersebut diperkuat oleh Syaikh Muhammad Al-Hasan Wald Al-Deddo yang mengingatkan bahaya memisahkan isu Gaza dari Palestina atau Palestina dari umat Islam secara keseluruhan.

Ia menyebut fragmentasi isu sebagai strategi untuk melemahkan solidaritas dan mengaburkan tanggung jawab kolektif umat.

Syaikh Al-Deddo juga mengulas sejarah Masjid Al-Aqsha sebagai warisan millah Nabi Ibrahim.

Ia menekankan bahwa peran ulama tidak pernah terpisah dari tanggung jawab moral dan sosial umat. “Sepanjang sejarah, Al-Aqsha kembali ke pangkuan umat ketika ilmu, iman, dan pengorbanan berjalan beriringan.”

Dari Al-Quds, penceramah dan khatib Maqdisi Dr. Jamal Amru menggambarkan kondisi kota suci yang dihadapkan pada pembatasan ketat dan kebijakan represif.

Beliau menegaskan bahwa Al-Quds bukan hanya milik penduduk yang tinggal di dalamnya, tetapi juga milik umat Islam di seluruh dunia yang menyimpannya dalam kesadaran dan kepedulian.

Salah satu sesi yang mendapat perhatian luas adalah kesaksian Nael Al-Barghouti, mantan tahanan Palestina. Ia menyampaikan kondisi para tahanan Palestina dan menyerukan agar isu pembebasan tahanan tetap menjadi bagian dari perjuangan Palestina.

Menurutnya, harapan para tahanan tertuju pada kebangkitan kesadaran umat di berbagai belahan dunia.

Dari Mimbar ke Tanggung Jawab Umat

Sejumlah pembicara menegaskan bahwa konferensi ini tidak berhenti pada seruan moral dari mimbar, tetapi harus diterjemahkan menjadi tanggung jawab nyata umat.

Seruan untuk mengerahkan seluruh potensi—baik melalui harta, narasi, advokasi, maupun aksi kemanusiaan—menjadi benang merah dalam berbagai sesi diskusi.

Para peserta menilai bahwa umat tidak boleh menyerahkan kekuatan narasi dan moral kepada pihak penjajah atau propaganda yang menormalisasi ketidakadilan.

Konferensi ini dipandang sebagai bagian dari upaya menjaga kesadaran kolektif dan konsistensi sikap umat terhadap Masjid Al-Aqsha dan Palestina.

Maqashid Syariah dan Ukhuwah Insaniyah

Dalam penutup sesi pembukaan, sejumlah pembicara menempatkan isu Al-Aqsha dan Palestina dalam kerangka maqashid syariah. Pembelaan terhadap Al-Aqsha dipandang sebagai upaya menjaga agama (hifzh ad-din) dari penistaan dan penghapusan sejarahnya, menjaga jiwa (hifzh an-nafs) dari pembantaian dan kekerasan sistematis, menjaga akal (hifzh al-‘aql) dari propaganda dan penyesatan kesadaran, menjaga kehormatan (hifzh al-‘irdh) dari dehumanisasi, serta menjaga harta dan hak hidup (hifzh al-mal) dari perampasan dan pemusnahan.

Pada saat yang sama, perjuangan untuk Al-Quds juga ditekankan sebagai bagian dari ukhuwah insaniyah atau persaudaraan kemanusiaan. Para pembicara menilai bahwa pembelaan terhadap Masjid Al-Aqsha tidak hanya bersifat keagamaan, tetapi juga merupakan pembelaan terhadap nilai-nilai universal seperti keadilan, martabat manusia, dan hak hidup yang bermakna.

Konferensi Internasional Ketiga Yayasan Amanah Al-Aqsha dijadwalkan berlangsung hingga 14 Desember 2025 dengan agenda lanjutan yang membahas strategi advokasi global, peran ulama dan institusi pendidikan, serta penguatan narasi Al-Quds di tingkat internasional.*

Redaktur: Ahmad
Wartawan: Fahmi Salim
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al-QudsHeadlinekonferensi internasionalMaqashid SyariahMasjid Al-AqshaYayasan Amanah Al-Aqsha
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menembus Lumpur dan Gelap: Relawan Gabungan Hidayatullah Salurkan Bantuan ke Daerah Terisolasi Tapanuli Tengah
Tulisan selanjutnya Media: Pahlawan Penyelamat Teror di Bondi Beach Australia seorang Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

2 Juni 2026 18:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?