Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Lagi Seorang Jenderal Rusia Tewas Terkena Ledakan Bom

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Desember 2025 20:02 8:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Desember 2025 20:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Letnan Jenderal Fanil Sarvarov, hari Senin (22/12/2025) pagi, tewas akibat ledakan bom yang diletakkan di sebuah mobil di Moskow. Dia adalah petinggi militer Rusia ketiga yang tewas dalam serangan bom di ibu kota Rusia kurun setahun terakhir.

Sarvarov, 56 tahun, merupakan kepala departemen pelatihan operasional angkatan bersenjata, kata Komite Investigasi Rusia.

Komite mengatakan Sarvarov meninggal di rumah sakit akibat luka-luka yang dialaminya.Komite mengatakan dugaan bahwa bom itu ditanam dengan keterlibatan dinas intelijen Ukraina sedang diselidiki. Sejauh ini pohak Ukraina belum memberikan komentar, lansir BBC.

Para penyidik sidah dikerahkan ke lokasi kejadian, di tempat parkir mobil dekat sebuah blok apartemen di bagian selatan Moskow.

Foto-foto yang diambil dari lokasi kejadian menunjukkan sebuah Kia Sorento putih yang rusak parah dengan pintu-pintu yang hancur, dikelilingi oleh kendaraan lain.

Baca Juga

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Dmitry Peskov, juru bicara Kremlin, mengatakan bahwa Presiden Vladimir Putin segera diberitahu perihal kematian Sarvarov.

Menurut media Rusia, Sarvarov pernah ambil bagian dalam operasi tempur semasa konflik Ossetia-Ingush dan peperangan di Chechnya pada era 1990-an dan awal 2000-an. Dia juga pernah memimpin operasi militer di Suriah antara 2015 dan 2016.

Sejak Rusia melakukan invasi berskala penuh ke Ukraina pada Februari 2022, beberapa petinggi militer dan tokoh penting menjadi sasaran pembunuhan di ibu kota.

Jenderal Yaroslav Moskalik tewas dalam serangan bom mobil pada April 2024, sementara Jenderal Igor Kirillov meninggal pada Desember 2024 ketika bom yang disembunyikan di dalam sebuah skuter diledakkan dari jarak jauh. Sebelum itu, Darya Dugina, putri seorang tokoh nasionalis Rusia yang dekat dengan Putin, tewas dalam serangan bom mobil pada tahun 2022.

Sebuah sumber Ukraina kemudian mengatakan kepada BBC bahwa Kirillov dibunuh oleh dinas keamanan Ukraina, meskipun informasi itu tidak pernah dikonfirmasi secara resmi oleh Kyiv. Sebagaimana diketahui Ukraina tidak pernah secara resmi mengaku bertanggung jawab atau mengkonfirmasi sebuah serangan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BPJPH: Presiden Prabowo Gratiskan 1,35 Juta Sertifikat Halal bagi Usaha Mikro dan Kecil di Tahun 2026
Tulisan selanjutnya Soal Palestina, Al-Azhar Tegaskan Dunia Tak Bisa Lagi Netral

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

4 Juni 2026 11:00
Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?