Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Soal Palestina, Al-Azhar Tegaskan Dunia Tak Bisa Lagi Netral

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 23 Desember 2025 20:03 8:03 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 23 Desember 2025 20:03
Bagikan
Syeikhul Azhar, Syeikh Dr. Ahmad Al-Tayyip, menyerukan dunia internasional untuk menegakkan keadilan dan mengakhiri penderitaan rakyat Palestina dalam pidatonya di Forum Perdamaian Dunia (World Peace Meeting) yang diselenggarakan oleh Komunitas Sant’Egidio di Roma, Italia, pada Selasa, 22 Oktober 2024
Bagikan

Hidayatullah.com – Al-Azhar Syarif, lembaga keilmuan Islam ternama di dunia mengatakan bahwa rakyat dan perjuangan Palestina telah mencapai tingkat ketidakadilan di mana tidak mungkin lagi bersikap netral. Hal tersebut disampaikan Grand Syeikh Al-Azhar Ahmad At Thayyib di Kairo pada Senin (22/12/2025).

Situasi di Palestina, kata Syeikh Ahmad At Thayyib, melibatkan ketidakadilan dan agresi yang serius. Menurutnya, hal itu merupakan pelanggaran nyata terhadap nilai-nilai peradaban, agama, kemanusiaan, dan moral, di tengah pertumpahan darah yang terus berlanjut, pembunuhan anak-anak, dan kejahatan yang setara dengan genosida.

Berbicara saat menyambut Dubes Italia untuk Mesir, Agostino Palese, di kantor Al-Azhar, Syeikh At Thayyib mengatakan apa yang terjadi “tidak dapat digambarkan sebagai perang, melainkan sebagai agresi dan genosida yang dilakukan oleh tentara pendudukan yang dilengkapi dengan senjata terbaru terhadap rakyat yang tidak bersenjata”.

“Kita telah kehilangan banyak martir dalam agresi yang tidak adil ini, dan kita sangat berduka atas darah anak-anak dan perempuan. Namun, entitas pendudukan dan mereka yang mendukungnya juga telah kalah, setelah sifat aslinya terungkap kepada opini publik global,” ujarnya dilansir MEMO.

Ulama Mesir itu mengatakan bahwa situasi internasional menyaksikan pergeseran nyata, setelah bertahun-tahun dunia menerima narasi penjajah karena propaganda palsu dan pengaruh media yang kuat.

Baca Juga

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Kini banyak orang di negara-negara Barat telah turun ke jalan untuk mengutuk pembunuhan di Gaza, menggambarkan pendudukan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas beberapa kejahatan terburuk terhadap kemanusiaan, yang menyebabkan penurunan dukungan rakyat.

Beliau juga memuji para pekerja pelabuhan Italia yang menolak memuat kapal dengan senjata yang akan digunakan untuk melawan warga sipil di Gaza, menggambarkan tindakan mereka sebagai sikap kemanusiaan yang mencerminkan hati nurani yang hidup dan kemanusiaan sejati.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al-AzharGrand SyeikhHeadlineMesirSyeikh Ahmad At-Thayyib
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lagi Seorang Jenderal Rusia Tewas Terkena Ledakan Bom
Tulisan selanjutnya Gelar Orientasi, MUI Ingin Samakan Persepsi dan Langkah Bagi Pengurus Periode 2025-2030 Gelar Orientasi, MUI Ingin Samakan Persepsi dan Langkah Bagi Pengurus Periode 2025-2030

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?