Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dianggap Hasutan, Australia Larang Kata ‘Intifada’ usai Penembakan Bondi

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 26 Desember 2025 10:52 10:52 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 26 Desember 2025 11:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Insiden penembakan di Pantai Bondi menjadi dalih pemerintah Australia untuk mengeluarkan langkah-langkah menindas gerakan pro-Palestina yang telah populer di seluruh dunia. Salah satunya dengan melarang kata “intifada” dalam demonstrasi dan konvoi.

Para pejabat negara bagian New South Wales bahkan menyebut istilah itu sebagai “hasutan”. Sedangkan perdana menterinya, Chris Minss, mengisyaratkan akan memberlakukan undang-undang demonstrasi yang lebih keras yang secara luas dipandang sebagai upaya untuk menargetkan demonstrasi solidaritas Palestina di Gaza.

Minns sendiri menginstruksi komisi kerajaan untuk menyelidiki penembakan Bondi, sementara pemerintah negara bagian dan federal mengumumkan serangkaian langkah yang mereka sebut untuk “memerangi ekstremisme”.

Pada hari Senin, parlemen New South Wales terus menggodok peraturan yang dianggap sebagai undang-undang senjata api terketat di negara itu, bersamaan dengan undang-undang yang melarang simbol-simbol yang ditetapkan sebagai “teroris”. Reformasi tersebut diperkirakan akan disahkan minggu ini.

Aksi penembakan yang menewaskan 15 orang dan melukai puluhan orang dalam perayaan Yahudi di Pantai Bondi, Sydney, pekan lalu, telah diikuti oleh serangkaian usulan pembatasan terhadap protes, slogan, dan kebebasan berbicara, khususnya yang terkait dengan solidaritas Palestina.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Katerina Cosgrove, jurnalis dan penulis Australia, mengatakan kesedihan atas penembakan itu dieksploitasi untuk memecah belah komunitas dan menekan aksi demo yang sah.

Dalam sebuah opini yang diterbitkan oleh The New Arab, Cosgrove berpendapat bahwa “komentator dan politisi yang beritikad buruk mempersenjatai tragedi ini, mengeksploitasi situasi dan menyamakan gerakan pro-Palestina dengan penembakan di Bondi.”

Cosgrove mengatakan bahwa protes pro-Palestina yang damai di Australia telah menarik orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat, dan memperingatkan bahwa menyalahkan secara kolektif berisiko memicu Islamofobia dan memperdalam perpecahan sosial.

Ia juga mengkritik komentar utusan anti-Semitisme Australia, Jillian Segal, yang mengaitkan penembakan Bondi dengan gerakan pro-Palestina, serta pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang menuduh Albanese “memungkinkan anti-Semitisme” dengan mengakui negara Palestina.

Menteri Luar Negeri ‘Israel’ Gideon Saar pada hari Ahad mendesak orang Yahudi di Australia dan negara-negara Barat lainnya untuk pindah ke ‘Israel’, dengan alasan mereka “diburu di seluruh dunia”.

“Orang Yahudi berhak hidup aman di mana pun,” kata Saar dalam upacara penyalaan lilin Hanukkah di depan umum. “Tetapi kita melihat dan sepenuhnya memahami apa yang terjadi… Hari ini saya menyerukan kepada orang Yahudi di Australia, Inggris, Prancis, Kanada, dan Belgia: datanglah ke Tanah Israel. Pulanglah.”

Sejak penjajah ‘Israel’ memulai perang genosida di Gaza, para pemimpin zionis berulang kali menyamakan demonstrasi pro-Palestina dengan antisemitisme dan menyerukan kepada negara-negara untuk menindak aksi kritis terhadap kejahatan mereka di Jalur Gaza, di mana lebih dari 71.000 orang—sebagian besar perempuan dan anak-anak—telah syahid.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:demonstrasi pro-palestinagenosida GazaHanukkahPantai BondiPenembakan AustraliaSolidaritas Gazayahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiga Pelajar Keturunan Orang Asli Malaysia Raih Medali Emas Kompetisi Robot
Tulisan selanjutnya Mantan Bos Mafia Australia Tembus Titik Paling Gelap Sebelum Bertemu Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?